Selain sektor pertanian, peternakan di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, juga kian terangkat. Bahkan, Baznas RI turut memberikan bantuan kepada 15 peternak lokal berupa 150 ekor domba dan kandang komunal yang berdiri di kampung kaki Gunung Penanggungan tersebut.
Dengan bantuan tersebut, diharapkan kehidupan para peternak semakin sejahtera dan makmur, sehingga terhindar dari kemiskinan. ’’Dikelola bersama oleh kelompok jadi satu di kandang komunal. Dipilih karena mungkin lokasinya masih alami dan cocok untuk pengembangbiakan domba dan kambing peranakan,’’ ujar Kepala Desa Tamiajeng Warnoto.
Selain kandang dan ratusan ekor kambing, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto turut memberikan pendampingan eksklusif terhadap para peternak. Mereka dilatih profram penggemukan domba untuk dijual harian dan kurban. Termasuk cara memproduksi dan mengembangkan pupuk kompos padat cair. Sehingga sistem peternakan dapat terintegrasi dengan pertanian di desa setempat.
Warnoto berharap warga desa ikut menjalankan usaha peternakan mandiri. Dengan skala hewan ternak yang mencapai 15-45 ekor kambing per orang. ’’Semoga warga yang mendapat bantuan bisa memanfaatkan dengan baik dan amanah,’’ imbuhnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi