SEKOLAH Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto bakal dibangun di Kabupaten Mojokerto. Untuk menyukseskan program tersebut, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang mulai menyosialisasikan sekolah yang sedianya akan beroperasi mulai Juli nanti.
Kamis (17/4) kemarin, pemdes mengundang sosialisasi warga yang masuk dalam sasaran untuk program tersebut. Kepala Desa Karangkuten Novi Prihatiningsih menuturkan, sosialisasi tersebut merupakan tahap awal untuk penjaringan calon murid baru di sekolah rakyat. ’’Yang diundang sosialisasi ini sudah ada datanya dari pusat. Yang jelas, mereka adalah warga yang sudah masuk data DTKS (tidak mampu),’’ jelasnya.
Adapun, mereka yang menghadiri sosialisasi tersebut merupakan wali murid yang memiliki putra maupun putri kelas VI SD. Sekolah Rakyat ini, menurutnya, bisa memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. ’’Jadi sifatnya tidak memaksa , yang bersedia monggo. Harapan pemerintah kan, tidak ada anak putus sekolah, maka ada program ini,’’ ungkapnya.
Dalam sosialisasi tersebut, dia juga menyampaikan, Sekolah Rakyat ini bersifat gratis dan disediakan pemerintah dengan pendidikan berpola asrama yang dibiayai lewat APBN. Pendaftaran sendiri akan dibuka mulai Senin (21/4) besok. ’’Kita tunggu besok Senin dan Selasa, bisa mendaftar ke pemdes untuk siswa dengan pendampingnya,’’ beber dia.
Untuk menyukseskan program tersebut, Novi juga mengimbau seluruh pihak untuk memberikan perhatian dan dukungan demi terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera melalui jalur pendidikan. Pemkab Mojokerto telah menyediakan dua gedung pelaksanaan Sekolah Rakyat untuk mengawali ajaran baru tahun ini. Antara lain, rumah aman anak milik Dinsos di Jalan Brangkal, Kecamatan Sooko dan Balai Diklat di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. ’’Semoga dengan adanya program ini, anak-anak yang tidak mampu bisa bersekolah dan meraih cita-citanya di masa depan, khususnya di Desa Karangkuten,’’ tutupnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi