Pemerintah Desa (Pemdes) Talok, Kecamatan Dlanggu, berkomitmen untuk memperkuat layanan pendidikan siswa. Program ini dimulai dari mengawal perkembangan masa emas anak di usia dini.
Kemarin (11/4), Pemdes Talok mendirikan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Mentari. Pembangunan gedung SPS Mentari dimaksudkan untuk mendukung anak dari usia balita agar dapat mendapat pelayanan pendidikan yang layak.
Kepala Desa Talok Khoirul Anwar menuturkan, masa keemasan anak memang dimulai dari usia 0 hingga 6 tahun. Sebab masa-masa tersebut dimulainya proses perkembangan otak manusia. ”Ada 65 siswa yang menjadi angkatan perdana di SPS Mentari,” katanya.
Keberadaan SPS Mentari tersebut dinilai cukup membantu masyarakat di Desa Talok. Terlebih, desa yang berada di wilayah pinggiran ini relatif jarang terdapat lembaga pendidikan anak usia dini yang memadai dan berkualitas. ”SPS Mentari ini memang maksudnya untuk memberikan layanan kesehatan, gizi, dan psikososial secara holistik dan terintegrasi,” imbuhnya.
Tujuan utamanya, lanjut dia, tak lain untuk membantu pengembangan sikap dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.
Menurutnya, dengan keberadaan gedung SPS anyar tersebut diharapkan para guru maupun siswa lebih semangat dan nyaman dalam menjalani proses belajar mengajar. Sehingga nantinya SPS Mentari mampu melahirkan generasi emas sekaligus dapat membawa desa lebih maju dari sisi sumber daya manusia (SDM).
”Di SPS ini anak-anak akan mendapatkan ilmu pembelajaran serta asupan gizi sehat yang akan berdampak pada kehidupannya di masa depan,” pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi