Panorama alam yang asri menyimpan potensi wisata yang begitu besar di Desa Karangasem, Kecamatan Kutorejo. Tak salah jika pemerintah desa (pemdes) setempat menggagas pembangunan wisata air demi meningkatkan perekonomian warga sekitar.
Tanah kas desa (TKD) seluas 3 hektare bahkan telah disiapkan untuk bisa membangun wisata bertajuk Waduk Beran tersebut. Selain dikelilingi areal persawahan dan sungai yang jernih, lahan di Dusun Karangasem tersebut juga menyimpan kandungan air yang melimpah.
Bahkan, terdapat sumber mata air yang terus mengalir dan tak pernah surut. Selain itu, lahan tidur tersebut juga terdapat bukit kecil yang ditumbuhi pepohonan rindang. Sehingga cocok digunakan sebagai camp ground ataupun tempat berteduh.
Kepala Desa Karangasem Cipto Sutrisno mengaku sudah memasukkan pembuatan wisata air Waduk Beran sebagai proyek prioritas pembangunan desa tahun 2025 ini. Dengan mengandalkan anggaran yang bersumber dari Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun 2025 sebesar Rp 712 juta.
Anggaran sebesar itu nantinya akan dimanfaatkan untuk membuat waduk atau danau buatan di lahan yang selama ini tidak terjamah. ’’Kami sudah usulkan dalam BK Desa tahun 2025. Untuk realisasinya bisa dua tahap, tahun ini dan tahun depan,’’ ungkapnya.
Pembuatan wisata ini diakui Cipto karena Desa Karangasem sudah berevoluasi dari desa tertinggal menjadi desa mandiri sejak tahun 2024 lalu. Sehingga perlu menciptakan potensi ekonomi baru yang bisa dirasakan seluruh masyarakat.
Pilihan membangun waduk tersebut tak lepas dari tingginya antusias masyarakat terhadap wisata air. Sehingga melimpahnya air sangat potensial sebagai sumber ekonomi. Selain menyuguhkan wahana dan permainan air, Waduk Beran nantinya juga menyuguhkan aneka kuliner yang tersaji di atas bukit sambil menikmati indahnya pesona alam. ’’Nanti ada pusat kuliner yang kami sediakan dari 35 warga sebagai ahli waris Waduk Beran yang dulunya adalah tanah cawisan,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi