Ingat kesenian ujung, ingat Desa Salen. Hal ini menjadi cambuk Pemdes Salen, Kecamatan Bangsal, untuk terus berkomitmen melestarikan kesenian tradisional yang diyakini sebagai warisan era Majapahit tersebut.
Ada sejumlah pelaku seni ujung di Desa Salen yang termasyhur seantero Jawa Timur. Sebab, ada seorang pemangku kesenian ujung di dengan empat dusun yang ilmunya diwariskan secara turun temurun. Sehingga seni pertunjukan satu ini merakyat di Desa Salen. Kalangan anak-anak hingga lansia terampil memperagakan adu cambuk di atas panggung.
Tak jarang para seniman ujung di Desa Salen diundang pentas di berbagai daerah. Bahkan, setiap ada hajatan di situ ada pentas ujung. Pertunjukan seni adu cambuk dan tangkis kayu penjalin ini pun tak pernah absen saat ruwah desa digelar tiap tahun.
”Koordinasi dengan disbudporapar supaya pelaku seni ujung di sini bisa tampil sampai luar luar kota,” kata Kepala Desa Salen Suyanto Fery Anggriawan. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi