Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi lokal menjadi aspek penting untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berbudaya. Kiranya demikian prinsip yang digenggam Pemerintah Desa (Pemdes) Salen, Kecamatan Bangsal. Sejumlah inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga terus ditelurkan.
Salah satunya melalui program simpan pinjang yang dikelola BUMDes Makmur. Program ini sekaligus sebagai suntikan modal untuk pengembangan ketahanan pangan dan UMKM di empat dusun. ”Pada prinsipnya, simpan pinjam ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Salen,” ungkap Kepala Desa Salen Suyanto Fery Anggriawan.
Program yang telah berlangsung sejak empat tahun lalu ini dinilai sangat membantu ekonomi warga. Tepatnya, untuk pengembangan pertanian dalam aspek ketahanan pangan hingga pemberdayaan perempuan melalui permodalan UMKM. Seperti toko klontong, mlijo, maupun beragam ekonomi kreatif.
Cukup dengan menyerahkan KTP saja, warga Salen bisa mengajukan pinjaman dengan plafon Rp 10 juta tanpa agunan atau jaminan yang diangsur setiap awal bulan. Tak ayal, kini sudah terdaftar 100 orang anggota dalam program pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan 30 anggota. ”Jadi, ini untuk masyarakat yang kesulitan modal dalam mengembangkan usahanya. Terutama petani dan pedagang kecil,” tandasnya. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi