Pemerintah Desa/Kecamatan Jetis terus menggencarkan program pemberdayaan perempuan. Baru-baru ini ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok TP PKK dilatih membuat berbagai kerajinan tangan. Tak hanya itu mereka juga diajari caranya memasarkan produk lewat media sosial (medsos).
Kegiatan bertajuk Pelatihan Pemberdayaan Perempuan itu diikuti puluhan peserta di Balai Desa Jetis. Menghadirkan praktisi kerajinan tangan, para perempuan diajak membuat aneka kerajinan dengan bermacam bahan. Di antaranya berupa manik-manik, tasbih, gelang, dan gantungan kunci.
”Kami memberi pelatihan kepada ibu-ibu PKK berkreasi membuat kerajinan tangan sebagai upaya pemberdayaan,” kata Kepala Desa Jetis Sigit Purnomo, kemarin. Pelatihan tersebut diikuti peserta dengan antusias. Melalui keterampilan baru yang dikuasai, mereka bisa mendapat penghasilan tambahan dari sektor ekonomi kreatif.
Apalagi dalam pelatihan ini tak hanya diajarkan cara pembuatan kerajinan tangan, melainkan juga strategi pemasaran. Sigit mengungkapkan, para ibu-ibu diberi pengetahuan dan trik untuk menjual hasil kreasinya lewat medsos. Melalui pasar digital, produk yang dihasilkan bisa lebih dikenal masyarakat luas.
”Jadi tidak hanya membuat, tapi melalui pelatihan ini ibu-ibu PKK juga lebih kreatif memasarkan produk di media sosial. Kami berharap program pemberdayaan ini bisa benar-benar membuahkan hasil,” tuturnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi