KELURAHAN Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto berhasil mengembangkan budi daya ikan air tawar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Melalui kelompok usaha Pokdakan Janur Sembilan, panen perdana mampu menghasilkan sebanyak dua kuintal ikan lele.
Lurah Prajurit Kulon Muhammad Nurhadi memaparkan, Pokdakan Janur Sembilan merupakan kelompok usaha berbasis masyarakat yang dibentuk oleh warga di Lingkungan Prajurit Gang 9. Melalui bantuan sarana prasarana (sarpras) dari Pemprov Jawa Timur, kelompok ini berhasil mengembangkan budi daya ikan air tawar dengan sistem bioflok. ’’Pokdakan Janur Sembilan mendapat bantuan sarpras budi daya ikan dari provinsi berupa dua kolam bioflok beserta perlengkapannya,’’ ulasnya.
Selain kolam, masyarakat juga menerima bantuan berupa jaring ikan, pakan untuk satu kali panen, dan pompa air. Sebagai langkah awal, Pokdakan Janur Sembilan memilih untuk membudidaya ikan lele. Dari dua kolam bioflok tersebut, warga menebar sekitar 3 ribu ekor bibit lele. Program perdana ini berhasil dijalankan dari tahap perawatan hingga masa panen. ’’Untuk panen perdana hasilnya lumayan bagus, kira-kira dapat dua kuintal,’’ paparnya.
Nurhadi mengatakan, hasil panen langsung dijual oleh warga. Karena bantuan sarpras budi daya ikan ini memang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. ’’Hasil panen juga untuk dikelola lagi oleh pokdakan untuk modal usaha. Semoga bisa terus berlanjut dan berkembang,’’ harapnya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi