Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Tekan Penyebaran Deman Berdarah dengan Gencarkan Fogging

Fendy Hermansyah • Kamis, 27 Februari 2025 | 15:05 WIB

 

GERAK CEPAT: Petugas dari UPT Puskesmas Ngoro dan perangkat Desa Kesemen melakukan fogging di Dusun Mojo.
GERAK CEPAT: Petugas dari UPT Puskesmas Ngoro dan perangkat Desa Kesemen melakukan fogging di Dusun Mojo.

PADA musim hujan saat ini, wabah penyakit seperti halnya demam berdarah atau demam dengue banyak merajalela di beberapa tempat. Guna mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Pemerintah Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto melakukan mitigasi. ’’Kasus DB memang akhir-akhir ini juga terjadi di wilayah kami,’’ kata Pj Kepala Desa Kesemen, Machsun.

Pihaknya mengatakan, bulan ini sudah ada laporan ke Pemdes Kesemen ada beberapa warga yang terjangkit demam dengue. ’’Sedikitnya ada 4 warga Dusun Mojo yang terjangkit penyakit demam berdarah dan ditambah 1 orang perangkat yang terkena Cikungunya,’’ kata dia.

Dengan adanya laporan tersebut, Pemdes Kesemen dengan sigap berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. ’’Kami berkoordinasi dengan bidan desa dan UPT Puskesmas Ngoro untuk dilakukan fogging di Dusun Mojo, Jumat (7/2) lalu,’’ terang Machsun.

Machsun menambahkan, dengan adanya kasus DB tersebut, pihak pemdes semakin getol untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Mulai dari kebersihan lingkungan jalan, halaman rumah hingga saluran air yang ada di lingkungan rumah. ’’Kami (Pemdes) Kesemen telah mengumpulkan warga dan memberikan sosialisasi terkait menjaga kebersihan sekitar selama musim penghujan dan mengecek secara berkala kerumah warga,’’ tegasnya.

Pemdes Kesemen berharap agar masyarakat lebih memperhatikan lagi terkait kebersihan di lingkungan masing-masing. Lantaran, kata dia, seluruh eleman di desa wajib turut saling bahu membahu menjaga kebersihan lingkungan. Yakni dimulai dengan menjaga lingkungan rumah masing-masing. ’’Semoga dengan adanya hidup bersih mulai dari kita sendiri bisa menjadi salah satu faktor penghambat terjadinya penyakit demam berdarah,’’ pungkas Machsun. (dik/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#pengasapan #Fogging berantas DBD #Ngoro Mojokerto