Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo Bangkitkan Potensi Ekonomi Lokal

Martda Vadetya • Minggu, 29 Desember 2024 | 14:05 WIB
PEMBANGUNAN: Pemdes Jatirejo konsisten melakukan pembangunan infrastruktur yang memadai untuk menyambung akses jalan di penjuru lima dusun.
PEMBANGUNAN: Pemdes Jatirejo konsisten melakukan pembangunan infrastruktur yang memadai untuk menyambung akses jalan di penjuru lima dusun.


Membangun ekonomi desa merupakan salah satu fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Melalui segudang upaya pemberdayaan masyarakat, diharapkan kesejahteraan warga lima dusun dapat terwujud nyata.
PEMDES Jatirejo membuka lebar-lebar pintu kolaborasi dengan berbagi pihak. Tak terkecuali dengan kalangan akademisi. Seperti yang dilakukan pada Agustus lalu. Pemdes Jatirejo menggandeng mahasiswa Universitas Islam Majapahit untuk menggelar pelatihan kreativitas dan kerajinan yang menyasar puluhan warga.
Workshop tersebut di antaranya membuat produk bunga hias hasil olahan sampah organik serta nugget olahan daging ikan kembung dan jamur. Tak sekadar belajar keterampilan baru, warga juga mendapat wawasan akan pentingnya mengelola sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Dengan adanya kolaborasi antara pemdes dengan stakeholder terkait ini diharapkan mampu menggeber semangat inovasi berkelanjutan. ’’Kegiatan seperti ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan individu, tapi juga untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal,’’ ujar Kepala Desa Jatirejo Ali Mas’ud. (vad/fen)

Photo
Photo

Sambung Akses Jalan ke Segala Penjuru

Upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto juga didukung dengan moncernya pembangunan jalan di lima dusun. Tersambungnya aksses jalan ke segala penjuru membuat sekitar 5 ribu warga Desa makin berdaya.

Hal ini karena mobilitas dan aktivitas perekonimian warga semakin mudah dan lancar.
Di bidang pertanian, pembangunan infrastruktut dasar ini berdampak pada ringannya beban modal produksi dan tanam. Selain jalan antardesa dan jalan dusun, akses jalan usaha tani (JUT) juga turut dibangun untuk mempermudah aktivitas warga.

Sepanjang 2023, pemdes merampungkan perbaikan dan pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer. Baik jalan paving, cor, dan aspal di wilayah Dusun Tumapel, Jatirejo dan Sumberjo. Pembangunan ini menelan anggaran senilai Rp 800 juta dari Dana Desa dan Bantuan Keuangan (BK) Desa. ”Hampir seluruh akses jalan dusun dan desa sampai JUT sudah kami bangun dan saling tersambung. Warga sudah bisa merasakan keterbukaan akses untuk aktivitas sehari-hari,” ulas Kades Jatirejo Ali Mas’ud. (vad/fen)
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa
KESEHATAN merupakan salah satu aspek penting terwujudnya masyarakat yang berdaya. Hal ini disadari Desa Jatirejo dengan mengoptimalkan pelayanan kesehatan warga lanjut usia (lansia). Berikut mengintegrasikan posyandu lansia dan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) sebagai salah satu inovasi dalam bidang kesehatan.
Adanya optimalisasi layanan kesehatan ini diharapkan para lansia semakin kebal terhadap penyakit. Pemeriksaan rutin sebulan sekali konsisten dilakukan. Dengan melakukan deteksi dini penyakit tidak menular, timbang badan hingga konsultasi kesehatan. Layanan kesehatan primer ini terus dilakukan sejak pertengahan tahun ini dengan dimotori para bidan dan kader kesehatan desa.

PELAYANAN: Kader kesehatan dan bidan Desa Jatirejo menggelar layanan rutin Posyandu Lansia dan Posbindu PTM.
PELAYANAN: Kader kesehatan dan bidan Desa Jatirejo menggelar layanan rutin Posyandu Lansia dan Posbindu PTM.


Tak hanya makanan tambahan, para lansia juga diberi obat tambahan jika diperlukan. Pelayanan kesehatan berupa pelatihan intensif bagi kader kesehatan hingga kampanye kesehatan secara door to door ke rumah warga terus dimaksimalkan. ’’Langkah ini untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan efekivitas pelayanan kesehatan bagi warga. Integrasi data kesehatan digital diperlukan untuk memudahkan pemantauan jangka panjang program kesehatan,’’ terang Kepala Desa Jatirejo Ali Mas’ud. (vad/fen)
Ajak Warga Berdaya dengan Cegah Narkoba
DESA Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto didapuk sebagai satu-satunya desa bersih narkoba (bersinar). Pemberdayaan melalui bidang ekonomi kreatif menjadi salah satu cara membersihkan peredaran barang haram di daerah lima dusun.
Komitmen ini diperkuat dengan dihelatnya forum group discussion (FGD) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur pada Juli lalu. Kegiatan itu sekaligus menjadikan Desa Jatirejo sebagai percontohan desa bebas narkoba. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat dilibatkan. Selain kawula muda, BPD, LPM, bidan desa, karang taruna, PKK hingga tokoh masyarakat diajak berkomitmen memerangi narkoba.
’’Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi pelopor pemberantasan narkoba. Mereka dibekali materi dari BNNP dan DPMD Provinsi Jawa Timur tentang jenis, cara pemetaan hinga pencegahan. Penunjukan ini salah satunya karena kami menjadi juara pertama kampung gotong royong se-Jatim,’’ ungkap Ali Mas’ud, Kepala Desa Jatirejo.
Desa Jatirejo juga dinobatkan sebagai Juara I Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Kabupaten Mojokerto pada 2022. Prestasi ini berlanjut hingga menyabet posisi pertama di tingkat Jawa Timur. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#jatirejo mojokerto #ekonomi lokal #pemdes