Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, meraih Juara 1 Desa Bersih dan Lestari (Berseri) Kabupaten Mojokerto 2024 berkat kegigihannya mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan. Kesuksesan dalam mewujudkan desa yang bersih, rapi, dan indah itu membawa Gayaman melaju ke lomba tingkat Provinsi Jatim.
KEPALA Desa Gayaman Joko Wahyudi mengatakan predikat jawara menjadi buah dari pelaksanaan manajemen pengelolaan sampah selama dua tahun terakhir. Semua jenis sampah dikelola di tempat pembuangan sementara (TPS) melalui proses pemilahan hingga daur ulang. ’’Di BUMDes juga ada pengelolaan bidang sampah, termasuk produksi ban bekas dan sebagainya,’’ jelasnya, kemarin (19/12).
Dua kendaraan roda tiga setiap hari mengangkut sampah dari sekitar seribu rumah warga. Sampah itu kemudian dipilah menjadi empat kategori. Masing-masing sampah diproses sesuai jenisnya, menjadi pupuk, kerajinan, dan lain-lain. ’’Jadi semua sampah termanfaatkan,’’ imbuh Joko.
Di samping mengelola sampah secara berkelanjutan, pihaknya juga mampu melestarikan lingkungan melalui penyediaan tanaman obat keluarga hingga pemanfaatan pekarangan. Termasuk keberadaan sistem biopori untuk resapan air di tanah, kolam ikan, serta rumah percontohan ramah lingkungan yang juga menjadi penentu penilaian. ’’Jadi macam-macam, selain melestarikan lingkungan hidup juga ada ketahanan pangan,’’ tandasnya.
Penghargaan sebagai jawara Desa Berseri Kabupaten Mojokerto diserahkan Bupati Ikfina Fahmawati di Pendapa Graha Majatama, Kantor Pemkab Mojokerto, Selasa (10/12) lalu. Berbekal prestasi tersebut, Desa Gayaman kini melenggang ke lomba Desa Berseri tingkat Pratama Jatim 2025.
Joko mengatakan sejumlah langkah mulai disiapkan untuk menghadapi tahapan administrasi dan penilaian lapangan yang bergulir mulai awal tahun nanti. ’’Termasuk nanti kami buat dua greenhouse dan dua rumah percontohan untuk tingkat provinsi ini,’’ tuturnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi