PASAR Jadoel Prajoerit Koelon menjadi alternatif destinasi wisata di Kota Mojokerto. Diinisiasi oleh Pokdarwis Prajurit, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, event yang rutin digelar sebulan sekali ini menyuguhkan aneka jajanan hingga pertunjukan seni tradisional.
Diluncurkan sejak Juli lalu, Pasar Jadoel kini telah menjadi daya tarik kunjungan masyarakat. Tak sekadar menjadi hiburan, tetapi melalui event tersebutjuga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi warga.
’’Pasar Jadoel ini murni kegiatan Pokdarwis Prajurit, kami hanya memberikan support karena mampu memberi manfaat bagi masyarakat,’’ tandasnya.
Pasar Jadoel digelar di lapangan yang berada di sisi selatan Rusunawa Cinde, Kelurahan Prajurit Kulon. Selain menyuguhkan suasana tempo dulu, pengunjung juga diajak untuk menikmati aneka jajanan dan berbagai jenis makanan tradisonal.
’’Para pedagang berasal dari pelaku UMKM dari Kelurahan Prajurit Kulon dan sekitarnya,’’ ulasnya.
Tak hanya sebagai jujukan wisata kuliner, Pasar Jadoel juga menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya. Seperti yang ditampilkan pada Sabtu (7/9) dengan digelar tari tradisional dan hadrah. Bahkan, pengunjung juga diajak untuk bernostalgia dengan menyaksikan tontonan layar tancap.
’’Pasar Jadoel menjadi agenda rutin setiap bulan sekali di Kelurahan Prajurit Kulon,’’ paparnya.
Di samping menjadi alternatif wisata di tengah Kota Onde-Onde, Pasar Jadoel juga diharapkan bisa menjadi wadah untuk uri-uri budaya. Salah satunya melestarikan seni macapat atau tembang tradisional Jawa yang digawangi oleh anggota Paguyuban Macapat Sekar Arum, Kelurahan Prajurit Kulon. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi