Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tabrak Lari di Sidoarjo, Adu Banteng di Bypass Mojokerto

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 8 Maret 2025 | 15:05 WIB
JADI KORBAN: Kondisi pikap yang mengalami adu banteng dengan pikap pelaku tabrak lari di Jalan Bypass Mojokerto, Kamis (6/3) malam.
JADI KORBAN: Kondisi pikap yang mengalami adu banteng dengan pikap pelaku tabrak lari di Jalan Bypass Mojokerto, Kamis (6/3) malam.

 

 

KABUPATEN - Pikap Suzuki Carry nopol F 8250 HS mengacak-acak jalanan sepanjang Sidoarjo sampai Mojokerto, Kamis (6/3) malam. Suasana jalan yang diguyur hujan deras kian mencekam lantaran kendaraan yang disopiri Rian Dwi Laksmana, 25, itu tak mau berhenti setelah menabrak sedikitnya enam mobil dan motor.

Aksi ugal-ugalan sopir asal Dusun Nangger, Desa Regenan, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, tersebut akhirnya terhenti di Bypass Mojokerto di Desa Kenanten, Kecamatan Puri. Bukan menyerah, namun pikap hitam tanpa muatan ini terlibat adu banteng dengan pikap lain.

Kecelakaan sekitar pukul 21.00 itu terjadi saat Rian melaju zig-zag dari arah utara atau Surabaya. Dia menyalip truk dari sebelah kiri, lalu banting setir ke kanan hingga menabrak median jalan. ’’Kemudian pikap masuk ke jalur lawan,’’ kata Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Ridho Rinaldo Harahap.

Pada saat bersamaan, dari arah selatan atau Jombang, melaju pikap L300 nopol L 8707 AI yang disopiri Achmad Lutfi, 29, asal Desa Kepadangan, Tulangan, Sidoarjo. Tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan. Rian mengalami patah kaki kiri, sedangkan bibir Lutfi sobek parah. ’’Kedua pengemudi dievakuasi ke Rumah Sakit Sidowaras, Bangsal,’’ imbuhnya.

Sebelum mengalami celaka, Rian sudah menjadi buruan para pengendara di Sidoarjo. Pemuda itu dilaporkan melakukan tabrak lari terhadap pengendara motor dan mobil sejak di kawasan Juanda, Sidoarjo. Seorang pejalan kaki bahkan dilaporkan tewas akibat disambar sopir ngawur tersebut.

Bukannya berhenti, Rian justru tancap gas ke arah Mojokerto melewati Terminal Purabaya, Jalan Raya Sepanjang, Taman, Krian, dan Balongbendo. ’’Mungkin dia takut dimassa, jadi kabur terus,’’ ujar Dimas Angga Winadi, warga Juanda yang mengejar pikap sampai Mojokerto.

Polisi belum menyimpulkan motif Rian melakukan aksi tabrak lari. Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermanto menyatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Termasuk kemungkinan Rian mengemudi dalam kondisi mabuk. ’’Ada kemungkinan (pengaruh alkohol atau lainnya), namun yang bisa memastikan hanya tim medis,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#adu banteng #bypass mojokerto #laka lantas