KABUPATEN - Outlet Shafa Fried Chicken di Dusun Bakalan, Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, disatroni komplotan maling pada Selasa (13/10) pagi. Mereka menggasak satu motor milik karyawan yang terparkir di teras kedai ayam goreng tersebut.
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terjadi sekitar pukul 06.30. Kawanan garong menyasar Honda Scoopy bernopol S 2770 TS milik Dita Dwi Anggraini, warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Motor warna biru krem tersebut diparkir dalam kondisi dikunci stang dan STNK berada di dalam bagasi. Korban kemudian masuk ke dalam untuk persiapan membuka outlet. Pencurian ini baru disadari ketika rekan kerja korban menanyakan keberadaan motor milik Dita. Korban kemudian keluar dan melihat kendaraan miliknya sudah tidak ada di teras. Mereka kemudian mengecek rekaman CCTV depan gerai. Benar saja, motor korban digondol kawanan garong.
Dua orang pria tak dikenal tiba di lokasi berboncengan mengendarai motor matik dari arah timur atau Mojokumpul. Satu pelaku bertopi turun mengeksekusi dengan menjebol kontak motor. Sementara satu orang lainnya, berada di atas motor sambil mengawasi situasi di lokasi.
Dalam hitungan detik, pelaku berhasil menyalakan mesin motor curian untuk dibawa kabur ke arah timur atau Mojokumpul. ”Atas kejadian tersebut, korban merugi sekitar Rp 16 juta. Setelah sadar motornya dicuri korban langsung melapor ke kami (Polsek Kemlagi, red),” ungkap Kapolsek Kemlagi Iptu Danny Rizar Ramadhan, Selasa (13/10).
Pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut. Polisi telah mendatangi TKP, memeriksa korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa BPKB dan satu buah kunci cadangan motor tersebut.
Menurut Danny, modus pelaku dengan merusak kunci motor yang terparkir di depan outlet. Motor kemudian dibawa lari saat korban bekerja di dalam outlet. Kasus curanmor ini tengah diselidiki kepolisian. ”Saat ini kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto