Satgas Pangan Pastikan Stok Bapok di Mojokerto Aman

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 07:04 WIB
DIPANTAU: Satgas Pangan Polres Mojokerto bersama tim gabungan melakukan sidak untuk mengecek ketersediaan dan fluktuasi harga bahan pokok di Pasar Raya Mojosari, Selasa (22/9). (Rizal/JPRM)
DIPANTAU: Satgas Pangan Polres Mojokerto bersama tim gabungan melakukan sidak untuk mengecek ketersediaan dan fluktuasi harga bahan pokok di Pasar Raya Mojosari, Selasa (22/9). (Rizal/JPRM) 

Sidak Pasar Raya Mojosari, Harga Penjualan di Bawah HET 

MOJOSARI – Tim Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto memastikan stok dan harga bahan pokok di pasar tradisional masih relatif aman. Kepastian itu didapat setelah tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Raya Mojosari, Selasa (22/9). 

Sidak dipimpin Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto, dan Bulog Mojokerto. Petugas mengecek sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) yang menyasar beberapa kios pedagang. ”Kami dari Polres Mojokerto didampingi Pemkab Mojokerto dan Bulog Mojokerto melakukan sidak pengecekan ke Pasar Raya Mojosari. Dari hasil keseluruhan, ada lima kios yang kita periksa,” ujar Aldhino. 

Dia menjelaskan, fokus utama pemeriksaan adalah komoditas beras. Dari hasil pengecekan, stok beras di Kabupaten Mojokerto masih aman dan harga jual juga masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). ”Untuk beras stok masih aman dan penjualan juga masih di bawah HET,” tegasnya. 

Demikian dengan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Aldhino menyebut, petugas gabungan tidak menemukan adanya pedagang yang menjual di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp 12.500 per kilogram (kg), atau setara dengan Rp 62.500 per kemasan 5 kg. 

Sehingga, dalam sidak tersebut pihaknya belum memberikan sanksi teguran dan masih mengedepankan imbauan. ”Alhamdulillah tidak ada temuan harga di atas HET, semuanya masih normal. Untuk sanksi tidak ada, hanya imbauan. Tujuannya agar tidak mempersulit masyarakat,” tegasnya. 

Selain beras, petugas juga mengecek komoditas lain. Di antaranya cabai rawit yang terpantau mengalamai penurunan harga dari Rp 64 ribu per kg pada pekan lalu menjadi Rp 62 ribu per kg. Kenaikan tipis terjadi pada harga daging sapi yang sebelumnya dibanderol Rp 129 ribu per kg kini menjadi Rp 130 ribu per kg. 

Sedangkan daging ayam broiler dalam sepekan terakhir masih stabil di harga Rp 40 ribu per kg. ”Kami juga cek beberapa bahan pokok seperti cabai rawit, daging sapi, dan daging ayam. Stoknya masih aman dan harga juga masih dalam batas kewajaran. Jadi secara keseluruhan dari tim Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto relatif aman dan kondusif,” paparnya. 

Dalam sidak tersebut, Satgas Pangan juga memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tetap menjaga harga jual di bawah HET agar tidak memberatkan masyarakat. ”Kami memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tetap menjaga penjualan di bawah HET. Apabila stok mulai menipis segera konfirmasi ke Bulog agar langsung di-drop untuk memenuhi permintaan masyarakat,” imbuhnya. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
stok bapok bapok mojokerto satgas pangan