Lapas Mojokerto Tekan Penularan TBC dan Gencar Razia

Martda Vadetya • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 11:12 WIB
TEKAN GEJALA: Petugas melakukan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) pada napi di Klinik Lapas Mojokerto, Selasa (1/9). (Martda/JPRM)
TEKAN GEJALA: Petugas melakukan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) pada napi di Klinik Lapas Mojokerto, Selasa (1/9). (Martda/JPRM)

Sasar Blok Hunian Padat Penghuni

KOTA - Sterilisasi lingkungan penjara dari penyakit menular dan gangguan keamanan terus dilakukan Lapas Kelas IIB Mojokerto. Pada Selasa (1/9), petugas melakukan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) pada sejumlah napi berikut merazia blok hunian warga binaan.

Pemberian terapi tuberkulosis (TBC) ini menindaklanjuti hasil skrining dan tracing massal menggunakan mobile X-Ray beberapa waktu lalu. Langkah tim medis klinik lapas lapas ini sekaligus sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini. Sejumlah narapidana yang terkategori rawan langsung diberi TPT secara ketat. Salah satunya dengan mengonsumsi obat anti-TBC.

’’Pemberian terapi pencegahan ini salah satu upaya kami memutus rantai penularan TBC di lapas,’’ urai petugas Klinik Lapas Mojokerto Agus Udin, kemarin (3/9). Intervensi medis ini diperlukan mengingat kondisi blok penjara yang padat sehingga para warga binaan rentan tertular infeksi saluran pernapasan tersebut.

Untuk diketahui, Lapas Mojokerto terkategori overkapasitas dengan jumlah napi mencapai 972 orang. Di hari yang sama, petugas turut menggelar razia blok hunian. Seluruh penjuru sudut sel penjara disisir bergiliran oleh petugas.

Upaya peningkatan keamanan ini dilakukan untuk menekan peredaran barang terlarang sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di balik jeruji besi. Dalam razia kali ini, petugas tidak menemukan senjata tajam, narkoba maupun barang terlarang lainnya. ’’Lewat pemeriksaan berkala ini, kami berupaya menekan potensi gangguan ketertiban dan keamanan. Blok hunian diharuskan steril dan aman,’’ ujar Kepala KPLP Lapas Mojokerto Yoga Nur Karendra. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
penularan TBC gencar razia lapas mojokerto