Satpol PP Mojokerto Petakan Ulang Lokalisasi di Utara Brantas

Martda Vadetya • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:40 WIB
JADI SOROTAN: Petugas mengevakuasi jasad Affendy Minggu (16/8) malam. Kini warung remang-remang di Desa/Kecamatan Dawarblandong tersebut diawasi Satpol PP.
JADI SOROTAN: Petugas mengevakuasi jasad Affendy Minggu (16/8) malam. Kini warung remang-remang di Desa/Kecamatan Dawarblandong tersebut diawasi Satpol PP.
 

Diduga untuk Aktivitas Prostitusi Terselubung 

KABUPATEN - Kematian Affendy, 52, asal Kota Surabaya, di salah satu warung remang-remang di Desa/Kecamatan Dawarblandong pada Minggu (16/8) lalu jadi perhatian publik. Pasalnya, hingga saat ini diduga masih ada lokalisasi atau penyedia tempat untuk aktivitas prostitusi terselubung. 

Dari kejadian itu, Satpol PP Kabupaten Mojokerto ancang-ancang melakukan penyisiran pada sejumlah lokasi di utara Brantas yang diduga masih aktif menyediakan tempat prostitusi terselubung. 

”Sebenarnya, Sabtu (15/8) itu kami sudah melakukan monev untuk tempat-tempat seperti (warung remang-remang, Red) itu di wilayah utara Brantas. Ternyata sehari kemudian ada kejadian MD mendadak itu,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto M. Taufiqurrahman, Rabu (19/8).

Pihaknya menegaskan, sejatinya dugaan aktivitas prostitusi terselubung tersebut telah menjadi atensi aparat penegak perda. Saat ini, Satpol PP tengah melakukan pemetaan ulang lokalisasi mana saja yang masih beroperasi sebelum nantinya melakukan pengawasan maupun penindakan langsung di lapangan. 

”Sekarang kami sedang proses untuk melakukan pemetaan mana saja tempat yang masih aktif di utara Brantas,” tegasnya. Satpol PP menggandeng forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimca) untuk andil memitigasi aktivitas prostitusi terselubung di wilayah empat kecamatan di utara Brantas. 

”Kami akan minta forkopimca untuk ikut mengawasi, jadi bukan satpol PP saja,” tandas Taufiq. Pengawasan melalui patroli wilayah, lanjutnya, akan diintensifkan untuk menekan ruang prostitusi terselubung. Satpol PP juga telah menyiapkan sanksi sesuai regulasi perda bagi mereka yang masih nekat beroperasi. 

”Prinsipnya, nanti kami akan utamakan langkah-langkah humanis sebelum melakukan penindakan,” tandasnya. Diketahui sebelumnya, Affendy, pria paruh baya asal Surabaya ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana atas ranjang bilik kamar lokalisasi yang dikelola ST di Desa/Kecamatan Dawarblandong, Minggu (16/8) lalu. 

Setelah ditangani kepolisian, diduga Affendy meninggal mendadak akibat serangan jantung saat ngamar dengan wanita teman kencannya. (vad/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
prostitusi terselubung lokalisasi mojokerto lokalisasi utara brantas satpol pp mojokerto