KOTA – Para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Mojokerto diminta untuk meningkatkan etika saat berkendara dan lebih taat aturan lalu lintas. Hal ini seiring tingginya mobilitas armada ojol di jalan raya yang harus dibarengi dengan keselamatan berlalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan hal yang tak diinginkan.
Kasatbinmas Polres Mojokerto Kota AKP Hermanto mengungkapkan, rutinitas driver ojol yang hampir setiap hari mengaspal punya peran penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Sehingga, sebagai pengguna jalan, para pengemudi ojol diimbau untuk selalu menerapkan etika berkendara dengan baik. Sederhananya, dengan mematuhi rambu lalu lintas, tidak ugal-ugalan, menghargai pengguna jalan lain, jaga jarak kendaraan hingga berhati-hati saat menyalip.
”Kami mengimbau seluruh rekan-rekan driver agar senantiasa mengutamakan keselamatan. Jaga etika berlalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun hal-hal yang tidak diinginkan selama rutinitas sehari-hari,” kata Hermanto.
Imbauan ini disampaikan saat menggelar sabuk kamtimbas bersama para driver ojol, Dishub Kota Mojokerto serta BPJS Ketenagakerjaan di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jumat (7/8).
Langkah ini sekaligus menjadi upaya kepolisian dalam menekan angka kecelakaan di Kota Mojokerto dan utara Sungai Brantas. Selain itu, komunitas ojol turut digandeng untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat (kamtibmas). Hermanto meminta agar para driver segera melapor ke aparat berwajib jika menemui aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas di jalan raya.
”Kalau menemukan adanya kerawanan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera manfaatkan layanan call center 110. Supaya kami bisa segera mengambil langkah penanganan cepat dan tepat,” tandas Hermanto. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto