Usai Pergoki Pasangan Kencan di Penginapan
KOTA - Biduk rumah tangga MJU, 29, kini sedang diujung tanduk. Itu setelah sopir truk asal Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, ini memergoki istrinya, DAC, selingkuh dengan pria idaman lain (PIL).
Apesnya lagi, MJU juga babak belur dihajar selingkuhan istrinya setelah memergoki keduanya kencan di salah satu penginapan di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 Kamis (23/7). Kejadian berawal ketika korban hendak berangkat kerja. Saat itu juga DAC pamit hendak pergi ke salon.
’’Bilangnya mau keluar ke salon, mau eyelash (perawaran bulu mata, red),’’ ujarnya, Senin (27/7). MJU yang sudah menanam curiaga, memilih tidak langsung kerja. Ia memantau istrinya dengan duduk di depan rumah. Tak lain untuk memastikan ke mana dan dengan siapa DAC pergi dari rumah.
’’Karena sebelumnya saya tahu sore itu dia mau ketemuan sama laki-laki dari Semarang itu, setelah lihat dari Whatsapp-nya,’’ tambahnya. DAC kemudian pergi dari rumah dijemput ojek online tapi justru menuju ke sebuah penginapan di Kelurahan Kedundung.
MJU yang membuntuti DAC melihat istrinya disambut selingkuhannya, SG, pria asal Semarang, di depan penginapan. Setelah masuk ke dalam hotel, MJU langsung mencegat keduanya. Meski DAC dan selingkuhannya tepergok kencan berdua ke hotel, tak membuat mereka melunak.
Justru, SG nekat menantang MJU yang notabene suami teman kencannya untuk adu jotos. Perkelahian pun tak terelakkan. MJU terluka di pelipis kiri dan dagu setelah berkali-kali dibogem selingkuhan istrinya. Pertengkaran keduanya kemudian terhenti setelah dilerai DAC.
Meski begitu, DAC lebih memilih ikut teman kencannya ketimbang pulang bersama suaminya. ’’Setelah itu saya ajak istri pulang, tapi nggak mau. Terus saya langsung buat laporan ke Polres Mojokerto Kota,’’ tukas MJU.
Pihaknya berharap agar SG segera diproses hukum. Pelaporan dugaan tindak penganiayaan ini dibenarkan Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu Suhartanto. Korban langsung membuat laporan di hari yang sama berikut menjalani visum. ’’Kondisi korban ada luka di pelipis kiri. Sekarang laporan ini sedang diproses Satreskrim,’’ jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (27/7). (vad/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto