KOTA - Komplotan maling menyatroni Dizala Fotocopy di Jalan Cinde Baru I, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Minggu (14/6) siang. Sebuah motor matik pelanggan gerai fotokopi tersebut digasak kawanan garong setelah berupa-pura hendak membeli krayon.
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sekitar pukul 12.00 ini menimpa RN, 17, pelajar SMA asal Kecamatan Kranggan. Motor Honda Vario 150 warna putih nopol S 5089 NAD yang semula terparkir di depan gerai fotokopi amblas dimaling saat ditinggal nge-print tugas sekolah. ’’Tahu motornya hilang itu setelah pemiliknya (korban, red) selesai nge-print, terus tanya motornya di mana,’’ ujar Aurellya Fadhilah, karyawan fotokopi, kemarin (16/6).
Aurel menjelaskan, aksi curanmor ini terbukti setelah RN meminta rekaman CCTV yang terpasang di depan gerai. Tampak dua orang komplotan maling laki-laki dan perempuan datang ke lokasi berboncengan motor. ’’Mungkin mereka suami istri. Yang perempuan, pakai celana jeans, hijab motif, helm dan masker penutup wajah,’’ beber warga Penompo, Kecamatan Jetis ini.
Kedua maling tampak membagi tugas. Pelaku perempuan masuk ke gerai fotokopi mengalihkan perhatian karyawan berikut RN dan temannya. Sedangkan pelaku laki-laki mengeksekusi motor korban yang terparkir dalam kondisi kunci masih menempel di kontak setir.
Aurel menyebut, pelaku perempuan beberapa kali mondar-mondir dan sempat hendak beli krayon berwarna. ’’Tapi akhirnya nggak jadi beli,’’ terang perempuan 21 tahun ini.
Dari rekaman CCTV, dalam hitungan detik maling mampu menggondol motor korban yang kemudian dilarikan ke arah selatan. Sementara pelaku perempuan kabur mengendarai membawa motor yang mereka dikendarai ke lokasi. ’’Korban ngaku kalau kunci motornya masih menancap di kontak,’’ kata Aurel.
Oleh korban, kasus curanmor yang menimbulkan kerugian materi jutaan rupiah ini telah dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota untuk diusut lebih lanjut. ’’Sudah dilaporkan ke polisi. Kemarin saya sempat diminta juga jadi saksi,’’ tukasnya. (vad/fen)
Editor : Imron Arlado