Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Penumpang Trans Jatim Diduga Alami Pelecehan

Martda Vadetya • Selasa, 16 Juni 2026 | 04:16 WIB
SEMPAT DIAMANKAN: Terduga pelaku pelecehan penumpang Trans Jatim koridor 2 sempat diamankan petugas gabungan di pos Terminal Kertajaya Mojokerto, Jumat (12/6) petang. (Martda JPRM)
SEMPAT DIAMANKAN: Terduga pelaku pelecehan penumpang Trans Jatim koridor 2 sempat diamankan petugas gabungan di pos Terminal Kertajaya Mojokerto, Jumat (12/6) petang. (Martda JPRM)

SEMENTARA itu, pos pantau Terminal Kertayaja Mojokerto mendadak ramai, Jumat (12/6) petang. Itu setelah petugas gabungan dari dishub, TNI, dan kepolisian mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pelecehan saat menumpangi bus Trans Jatim koridor 2 Mojokerto-Surabaya.  

”Informasi yang kami terima, pria itu diduga melakukan pelecehan ke tiga orang penumpang. Mereka sama-sama penumpang koridor 2,” ungkap Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, Minggu (14/6). Ia menjelaskan, pria berjaket biru itu memanfaatkan kondisi bus yang sedang ramai penumpang saat jam pulang kerja.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu disebut melancarkan aksinya terhadap penumpang yang tidak kebagian kursi alias berdiri. Ketika itu bus sedang berjalan dari Surabaya menuju Mojokerto. ”(Dugaan) pelecehan itu dilakukan waktu melintas di wilayah Balongbendo, Sidoarjo. Ada rekaman CCTV di dalam bus,” terangnya. 

Ketiga penumpang yang menjadi korban sontak melapor ke kondektur bus besutan Pemprov Jatim tersebut. Terduga pelaku kemudian diamankan petugas ke pos pantau Terminal Kertajaya. Saat dimintai keterangan petugas, terduga pelaku kedapatan membawa sebilah parang. 

”Ternyata bawa sajam juga. Selebihnya kami serahkan ke Polsek Magersari,” tambah kepala Terminal Kertajaya Mojokerto, ini. Sementara itu, Kapolsek Magersari Kompol Amat membenarkan adanya dugaan pelecehan terhadap penumpang angkutan umum tersebut. Personel Polsek Magersari dikerahkan ke terminal usai menerima laporan dari dishub. 

Hanya saja, lanjut Amat, kasus ini tidak berlanjut ke proses hukum lantaran pihak korban tidak berkenan membuat laporan polisi. ”Pihak korban tidak mau membuat laporan, setelah itu langsung pulang sama orang tuanya,” terang Amat. (vad/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#penumpang pelecehan #trans jatim mojokerto #bus Trans Jatim #Trans Jatim