Polisi Antisipasi Balap Liar hingga Konvoi di Kota Mojokerto

Martda Vadetya • Dipublikasikan Rabu, 27 Mei 2026 | 17:07 WIB

 

PENANGANAN: Petugas mengevakuasi jasad FPR usai terlibat kecelakaan berujung maut di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Sabtu (23/5) dini hari. (Martda JPRM)
PENANGANAN: Petugas mengevakuasi jasad FPR usai terlibat kecelakaan berujung maut di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Sabtu (23/5) dini hari. (Martda JPRM)

 

Pasca Insdien Kebut-Kebutan Berujung Maut di Jalan Empunala

KOTA - Aksi kebut-kebutan berujung maut di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Sabtu (23/5) dini hari lalu jadi perhatian kepolisian. Potensi aksi balap liar hingga konvoi di wilayah kota dan Utara Brantas kini tengah ditekan Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota Kompol Ninit Titis Dewiyani menuturkan, aksi balap liar disertai banyak dampak negatif. Kebut-kebutan di jalan raya dapat memicu kecelakaan fatal bagi pelaku dan pengguna jalan lain, gangguan ketertiban akibat kebisingan hingga kemacetan arus lalu lintas. ’’Oleh karena itu, kami melarang adanya balap liar maupun konvoi atau arak-arakan takbir keliling pada momen Iduladha ini,’’ ungkapnya, kemarin.

Di samping itu, pengawasan dilakukan kepolisian dengan patroli di wilayah rawan. Sanksi tegas menanti mereka yang nekat malakukan aksi balap liar. ’’Supaya masyarakat beribadah atau takbir di tempat ibadah masing-masing, jangan kebut-kebutan di jalan,’’ tambah Titis.

Diketahui sebelumnya, nyawa FPR, 18, melayang usai alami kecelakaan tunggal berujung maut di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Sabtu (23/5) dini hari. Remaja asal Desa/Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, ini kebut-kebutan mengendarai motor Kawasaki Ninja miliknya di jalan lurus.

Hingga akhirnya motor sport tersebut hilang kendali dan menghantam tiang PJU berikut dua motor parkir di bahu jalan sisi selatan. FPR yang mengalami luka serius di kepala tewas seketika di lokasi.

Agar kejadian serupa tidak terulang, masyarakat diminta tidak berkendara bila dalam pengaruh alkohol serta mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman hingga tidak menyalip jika tidak cukup ruang. ’’Selalu berkonsetrasi serta beretika di jalan sehingga menciptakan kamseltibcarlantas,’’ tukas kasatlantas. (vad/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
konvoi takbiran larang konvoi polres mojokerto kota Balap liar