Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Diduga Hendak Perang Sarung, Polsek Ngoro Mojokerto Tangkap 10 Remaja

Rizal Amrulloh • 2026-03-14 10:25:00

 

DIAMANKAN: Remaja yang diduga hendak perang sarung diamankan di Mapolsek Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sebelum dikembalikan ke orang tuanya.
DIAMANKAN: Remaja yang diduga hendak perang sarung diamankan di Mapolsek Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sebelum dikembalikan ke orang tuanya.
 

NGORO - Polsek Ngoro mengamankan sepuluh remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan perang sarung. Mereka dijaring dari sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/3). 

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menyebutkan, para remaja tersebut diamankan oleh anggotanya saat melakukan patroli rutin di bulan Ramadan. Mereka langsung digelandang petugas ke kantor Polsek Ngoro guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ’’Petugas yang sedang melaksanakan patroli mendapati sekelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung,’’ paparnya. 

Heru menyebutkan, tindakan pengamanan remaja dilakukan untuk mencegah aksi tawuran. Dari tangan mereka, polisi menyita sarung yang ujungnya diikat dengan benda yang bisa membahayakan. ’’Mereka diamankan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,’’ tandasnya. 

DIAMANKAN: Remaja yang diduga hendak perang sarung diamankan di Mapolsek Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sebelum dikembalikan ke orang tuanya.
DIAMANKAN: Remaja yang diduga hendak perang sarung diamankan di Mapolsek Ngoro, Kabupaten Mojokerto, sebelum dikembalikan ke orang tuanya.

Selain itu, petugas juga turut mengamankan sejumlah atribut yang mengarah pada kelompok gengster. Dari hasil pendataan, gerombolan tersebut masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Sehingga, lanjut Heru, polisi melalukan pembinaan dengan memanggil para orang tuanya untuk dipulangkan. 

’’Kami kembalikan ke rumah masing-masing, atas persetujuan orang tuanya mereka juga kami lakukan pembinaan,’’ tegas dia. Dikatakannya, para remaja diminta untuk tak mengulangi perbuatan yang berpotensi membahayakan dan mengganggu ketertiban masyarakat. Demikian dengan orang tua yang juga ditekankan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak mereka. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#perang sarung #Polres Mojokerto #Polsek Ngoro #kenakalan remaja