’’Operasi ketupat dilaksanakan terhitung pada Jumat (13/3) pukul 00.00 hingga Selasa (25/3) nanti,’’ ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, kemarin (12/3). Apel digelar sekaligus mengecek kesiapan personel hingga sarana dan prasarana operasi terpusat ini untuk mendukung pelaksanaan mudik Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selama 13 hari operasi berlangsung, sebanyak 256 personel gabungan disiagakan. Empat pos didirikan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota untuk mendukung operasional petugas.
Terdiri dari 1 Pos Terpadu di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto, 1 Pos Pelayanan (Posyan) di simpang Sekarputih serta 2 Pos Pengamanan (Pospam) di Exit Tol Gedeg, dan Jembatan Gajah Mada Utara.
’’Personel gabungan tersebut dari Polri, TNI, dishub, satpol PP, BPBD, dinkes, PMI hingga Jasa Marga yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam,’’ sebut Herdiawan.
Ia menguraikan, kepolisian telah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Mulai dari pembatasan operasional angkutan barang melalui surat keputusan bersama (SKB) hingga berbagai skema rekayasa lalu lintas.
’’Selain mapping kerawanan, pencegahan tindak kriminalitas seperti premanisme, balap liar, perkelahian antar kelompok, dilakukan dengan patroli rutin melibatkan pam swakarsa pada jam rawan,’’ terangnya.
Pihaknya berharap, kehadiran dan peran petugas gabungan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik maupun liburan saat Lebaran. ’’Keberhasilan Operasi Ketupat untuk mewujudkan mudik aman merupakan tanggung jawab kita bersama,’’ pesannya di hadapan peserta apel. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah