Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba dan Kelayakan Penggunaan Senjata
KOTA - Ratusan personel Polres Mojokerto Kota (Polresta) menjalani tes urine, kemarin (5/3). Sejumlah senjata api (senpi) dinas masing-masing petugas turut diperiksa.
Langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran disiplin di kalangan kepolisian ini menjadi bagian penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktibplin) rutin.
”Kegiatan Gaktibplin ini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian dan memastikan kelayakan penggunaan senpi,” sebut Kapolres Mojokerto AKBP Herdiawan Arifianto.
Sebanyak 100 personel korps Bhayangkara mengikuti kegiatan pengawasan internal ini. Termasuk seluruh pejabat utama (PJU) dan perwira Polresta. Tes urine secara menyeluruh di Aula Hayam Wuruk ini untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba.
Polresta menggandeng Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri khusus untuk menganalisis sampel urine. ”Hasil pemeriksaan urine, tidak ditemukan personel yang positif menggunakan narkoba. Seluruhnya negatif,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, pemeriksaan senpi dilakukan pada 25 personel. Pemeriksaan mencakup nomor rangka hingga jumlah peluru senpi yang dikantongi petugas.
Tujuannya, untuk memastikan senjata dalam kondisi siap pakai sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Seluruh petugas juga mampu menunjukkan kelengkapan, baik unit senpi hingga surat izin pemegang senpi.
”Pemeriksaan berkala ini merupakan langkah preventif untuk menjaga profesionalitas dan integritas anggota Polri saat melaksanakan tugas kedinasan,” tukasnya. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah