Identitas dan Penyebab Kematian Masih Buram
GEDEG - Identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di Sungai Brantas Minggu (25/1) lalu masih misterius. Karena tak kunjung teridentifikasi, jasad Mr X tersebut segera dikuburkan di pemakaman umum Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg.
’’Sampai sekarang (kemarin) identitasnya tidak teridentifikasi,’’ sebut Kapolsek Gedeg AKP Sukaren, Selasa (27/1). Sejumlah pemeriksaan forensik dan identifikasi telah dilakukan kepolisian sejak mayat ditemukan. Termasuk menggunakan mobile automated multi biometric identification system (MAMBIS). Namun seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.
AKP Sukaren menyebut, kondisi mayat yang sudah membusuk jadi kendala tersendiri bagi petugas. Diperkirakan, Mr. X tersebut sudah tak bernyawa sekitar lima hari sejak sebelum ditemukan. Kondisi mayat yang makin membusuk memaksa petugas segera memakamkan jasad pria misterius tersebut. ’’Sesuai rencana, akan kita makamkan hari ini (kemarin) di pemakaman umum Desa Pagerluyung,’’ ungkap Sukaren.
Praktis, hingga kini identitas dan penyebab kematian Mr. X masih misterius. Tetapi, kepolisian memastikan tidak ada luka bekas kekerasan pada jasad pria misterius tersebut. ’’Tidak ada (bekas kekerasan). Hanya lebam mayat dan goresan karena tergulung arus di sungai itu saja,’’ tandas kapolsek.
Diketahui sebelumnya, mayat misterius tersebut ditemukan warga mengambang di Dam Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Minggu (25/1) pagi. Mayat laki-laki ini memiliki ciri-ciri tinggi badan 165 cm, memakai kaus hitam bertuliskan Hurley dan berumur sekitar 30 tahun. Usai dievakuasi Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet, jasad pria tanpa identitas itu dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah