Aksi meresahkan itu terjadi sekitar pukul 14.00. Pelaku yang beraksi seorang diri datang ke lokasi mengendarai motor dan berhenti di belakang rumah korban. ’’Tetangga samping rumah korban sempat ngintip dari jendela lihat pelaku ambil jemuran pakaian dalam (wanita milik korban),’’ ujar AL, warga setempat, Jumat (23/1).
Ketika itu, korban yang sedang tidur siang tak sadar rumahnya disatroni maling dan jemurannya digondol pria tidak dikenal. Pelaku ditengarai memanfaatkan situasi di lokasi yang sedang sepi. Pakaian dalam curian itu kemudian dibawa pelaku ke rumah kosong di dekat lokasi.
Tetangga korban yang curiga kemudian menelepon warga lainnya untuk menyergap pelaku. Pria yang mengaku warga Kecamatan Jetis itu akhirnya ditangkap warga saat hendak kabur dari lokasi. ’’Waktu digerebek di rumah kosong itu ada jejak cairan dan bau pesing,’’ bebernya.
Warga yang geram sempat menghadiahi pelaku dengan bogem mentah. Di hadapan warga, pakaian dalam yang sempat dicuri dikembalikan pelaku ke korban. ’’Ngakunya warga Jetis. Karena rumahnya dekat, bapaknya (pelaku) sempat jemput ke lokasi, terus dilepaskan setelah minta maaf,’’ terang dia.
Aksi meresahkan ini rupanya bukan kali pertama terjadi. Sebab, pencurian pakaian dalam jemuran milik warga sebelumnya kerap terjadi di lokasi hingga membuat warga resah. ’’Kabar dari tetangga, kejadian seperti ini sebelumnya juga sudah sering. Tapi takut lapor khawatir kalau orangnya (pelaku) malah dendam (ke korban),’’ imbuhnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah