’’(Kasus ini) sedang kami tangani, sekarang masih diselidiki Satreskrim,’’ ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto melalui Kasi Humas Ipda Jinarwan, Senin (5/1). Penelusuran langsung dilakukan korps Bhayangkara usai menerima laporan Kamis (1/1). Di hari yangs sama, petugas telah dikerahkan untuk melakukan olah TKP.
Ipda Jinarwan menyebut, saat ini penyidik Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah mengantongi masing-masing identitas terduga pelaku. Hingga kini perburuan terduga pelaku masih terus dilakukan petugas. ’’Untuk perkembangan dan informasi lengkapnya nanti akan kami informasikan lebih lanjut. Saat ini masih kami proses,’’ tandasnya.
Diketahui, kasus ini terjadi di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, sekitar pukul 02.30 Kamis (1/1). Ketiga korban, A, M dan N, yang saat itu berboncengan tiga di satu motor hendak pulang tahun baruan. Setelah mereka keliling dari area Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto dan Rolak Songo.
Setiba di timur kompleks SMK Raden Patah, ketiga warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, ini dicegat enam orang pemuda tak dikenal yang mengendarai dua motor. A, M dan N langsung dihajar hingga terjatuh dari motornya. Puas menghujani korban dengan bogem mentah dan tendangan, kelompok pelaku langsung kabur ke arah Rolak Songo.
N yang mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan punggung sempat dilarikan dan dirawat di RSI Sakinah. Saat itu juga pihak korban langsung melaporkan para pelaku berbaju serba hitam itu ke Polres Mojokerto Kota. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah