Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sepanjang 2025, 48 Pengendara Tewas di Jalanan Mojokerto

Martda Vadetya • Senin, 5 Januari 2026 | 18:25 WIB

 

TINGKATKAN KEWASPADAAN: Kecelakaan beruntun melibatkan truk tangki, motor, dan mobil yang menwaskan seorang bocah terjadi di Jalan Raya Mlirip, Desember 2025 lalu.
TINGKATKAN KEWASPADAAN: Kecelakaan beruntun melibatkan truk tangki, motor, dan mobil yang menwaskan seorang bocah terjadi di Jalan Raya Mlirip, Desember 2025 lalu.
 

KOTA - Warga Kota Mojokerto tampaknya harus lebih tertib dan berhati-hati saat berkendara. Pasalnya, insiden kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota ini terus mengalami tren peningkatan dari tahun ke tahun. 

Kepolisian mencatat, sepanjang tahun 2025 saja, total terjadi 363 insiden kecelakaan lalu lintas. Mengalami tren peningkatan satu persen dibanding tahun 2024 dengan jumlah kecelakaan di angka 358. Hal ini segaris dengan melonjaknya jumlah korban luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas di angka 7 persen. Di tahun 2024, jumlah korban luka ringan akibat kecelakaan mencapai 436 orang. Sementara di 2025 saja, sedikitnya 465 orang mengalami luka-luka. 

”Jumlah kecelakaan meningkat tapi fatalitas atau korban meninggal dunia justru menurun 11 persen. Sebanyak 54 orang di tahun 2024, dan 48 korban meninggal sepanjang 2025,” jelas Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, kemarin (4/1). 

Pun demikian dengan jumlah kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas yang mengalami tren menurun signifikan hingga mencapai 50 persen. Kepolisian mencatat, laka lantas di tahun 2024 memicu kerugian Rp 475.800.000. Menurun pada tahun 2025 yang hanya di angka Rp 240.000.550.

”Untuk kendaraan terlibat kecelakaan yang paling tinggi adalah sepeda motor ketimbang kendaraan penumpang dan barang maupun kendaraan tidak bermotor seperti sepeda,” bebernya. Hal ini, lanjut Herdiawan, segaris dengan meningkatnya jumlah motor yang terlibat laka lantas di angka 5 persen. 

Kurun 2024, sebanyak 529 unit motor celaka di jalan. Sementara sepanjang tahun 2025 meningkat hingga 553 motor. Kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan tertib berlalu lintas saat berkendara. Sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dapat terwujud. 

Kondisi ini dibarengi dengan upaya pencegahan hingga penindakan pelanggaran lalu lintas yang konsisten dilakukan satlantas untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. (vad/ris)

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#angka kecelakaan #kecelakaan mojokerto #laka lantas