GEDEG - Sebuah warung kopi (warkop) di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto disatroni maling, Senin (29/12) dini hari. Pelaku menggondol satu tabung elpiji melon dan kopi rentengan yang ada di warung.
Mirisnya, maling tampak membawa istri dan anaknya yang masih bayi saat beraksi di lokasi. Aksi pencurian yang terjadi sekitar pukul 02.00 ini menyasar warkop Miss Coffe milik David. Ketika itu, warung yang berada di tepi utara Jalan Raya Gedeg-Ploso ini sedang tutup. Dari rekaman CCTV warkop terlihat pelaku datang ke lokasi mengendarai motor matik bersama seorang perempuan dan bayi. ’’Pelakunya suami istri, bawa anak bayi juga,’’ ujar David, Senin (29/12).
Pelaku yang memakai hoodie dan celana pendek tampak membongkar bangku yang disusun mengelilingi meja kasir. Sementara istri dan anaknya terlihat duduk di atas motor yang diparkir di tepi jalan raya. Dalam hitungan detik, maling menggondol satu tabung elpiji 3 kg dan beberapa renteng kopi saset. ’’Yang dicuri elpiji sama kopi rentengan,’’ jelasnya.
Sambil menggondol barang curian, pelaku melangkah kabur meninggalkan warkop bersama anak dan istrinya. Meski dalam rekaman CCTV wajah maling terlihat jelas, korban merasa tidak kenal. David justru meminta agar pelaku mengembalikan barang yang dicuri. ’’Mau kami ganti yang lebih layak buat anaknya. Sempat sedih lihat rekaman video CCTV-nya, masih bayi diajak mencuri,’’ ungkap David.
Sejauh ini korban belum melaporkan kasus pencurian yang menimpa warkop miliknya ini ke kepolisian. Terlebih, kerugian yang dialami ditaksir sekitar Rp 400 ribu. ’’Kalau bisa, ini diselesaikan baik-baik dulu,’’ tukasnya. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah