KABUPATEN - Pelaku pencurian motor mahasiswi UBS PPNI Mojokerto diungkap kepolisian. Petugas kini telah meringkus seorang maling yang beraksi di lingkungan kampus yang ada di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar tersebut.
Diketahui, pelaku bernama Sandji Musa, 40, asal Surabaya. Sandji diringkus Tim Jatanras Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto di tempat persembunyiaannya di salah satu kos daerah Sedati, Sidoarjo, Sabtu (20/9) dini hari. ’’Benar, saat ini pelaku sudah kami amankan,’’ ujar sumber internal kepolisian, Senin (22/9).
Sandji terpaksa dihadiahi timah panas pada kaki kanannya lantaran hendak melawan saat akan diamankan petugas. Pelaku rupanya berstatus residivis kasus serupa. Sandji baru menghirup udara bebas pada Agustus lalu. Bukannya tobat, ia justru langsung beraksi lagi di empat lokasi berbeda kurun Agustus-September. ’’Mulai dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, sampai terakhir di kampus UBS PPNI Mojokerto kemarin,’’ bebernya.
Untuk diketahui, motor Honda Vario warna merah nopol W 3793 UB milik mahasiswi berinisial RHAD, asal Sidoarjo, yang terparkir di area kampus raib dimaling sekitar pukul 15.00 pada Kamis (18/9) lalu.
Dari rekaman CCTV kampus terlihat, pria tak dikenal datang naik ojek online (ojol) dan masuk gerbang kampus. Tak berselang lama, pria yang belakangan diketahui bernama Sandji itu keluar membawa motor matik milik RHAD.
Sementara itu, Rektor UBS PPNI Mojokerto Dr. Indah Lestari, S. Kep. Ns., M. Kes., mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas kesigapan kepolisian dalam menangani kasus curanmor ini. ’’Tertangkapnya pelaku curanmor ini kami apresiasi dengan luar biasa. Dan ini terjadi karena adanya kerja sama yang baik antara UBS dengan Polres Mojokerto yang sudah terjalin sejauh ini,’’ ungkapya, Senin (22/9).
Menurutnya, jaringan CCTV yang terpasang di lingkungan UBS turut mempermudah petugas mengidentifikasi pelaku curanmor. ’’Karena memang kamera pengawas tersebut salah satunya berfungsi untuk mendukung keamanan area kampus,’’ tandas rektor. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi