Komplotan Pencuri sempat Acungkan Parang saat Beraksi
KUTOREJO - Belakangan aksi pelaku pencurian semakin nekat. Kali ini komplotan maling menggasak tiga motor milik jemaah Masjid Besar Baitul Muttaqqin di Desa/Kecamatan Kutorejo, saat mereka melaksanakan salat Subuh, Rabu (17/9). Komplotan pencuri bahkan mengacungkan parang saat tepergok beraksi.
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sekitar pukul 04.00 ini terekam kamera closed-circuit television (CCTV) masjid. Dari rekaman kamera pengawas, terlihat enam orang maling tiba di lokasi dari arah Dlanggu mengendari tiga motor. Tiga pelaku eksekutor langsung menyasar motor jemaah yang terparkir di halaman masjid.
Sementara tiga pelaku lainnya mengawasi lokasi dari atas motor di tepi jalan raya penghubung Dlanggu-Kutorejo. ”Jadi, ada tiga orang yang turun dan tiga orang menunggu di motor. Ada jemaah yang sempat teriak, tapi langsung diancam (diacungi) pakai parang,” ujar Miftahul Anwar, pengurus masjid.
Melihat pelaku mengayunkan senjata tajam, sontak saksi ketakukan menyelamatkan diri. Menurutnya, aksi pencurian ini berlangsung cepat. Bahkan, kurang dari 10 detik. Para pelaku ditengari menjebol kontak motor korban memakai kunci T. Tiga kendaraan milik jemaah yang dicuri itu masing-masing motor Honda Beat warna hitam nopol W 4939 NA; Honda Scoopy hitam nopol S 3009 NF, dan Honda Beat putih nopol S 6128 NAV.
Semua dibawa kabur pelaku ke arah Dlanggu dalam kondisi mesin menyala. Sayangnya, lanjut Miftahul, wajah pelaku sulit dikenali karena mereka memakai helm dan kualitas gambar CCTV yang kurang apik. ”Baru kali ini terjadi. Sekalinya kemalingan, langsung tiga motor. Biasanya aman-aman saja,” tandasnya. Seketika itu juga para korban melapor ke Polsek Kutorejo. Di hari yag sama petugas mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan korban. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi