Ditarik Paksa saat Korban Tenteng Tabung Elpiji
TRAWAS - Aksi jambret saat ini semakin nekat. Seorang nenek di Desa/Kecamatan Trawas, jadi korban penjambretan saat sedang membeli elpiji. Kalung emas senilai lebih dari Rp 2 juta yang dikenakan amblas digasak kawanan pelaku.
Tindak kejahatan jalanan yang terjadi sekitar pukul 09.15 pada Jumat (4/7) ini dialami Sumaiyah, 60, warga setempat. Ketika itu, korban sedang berjalan kaki seorang diri untuk membeli elpiji ke toko milik saudaranya tak jauh dari rumah. ’’Ternyata waktu jalan itu di belakang saya ada orang naik motor,’’ sebutnya, kemarin.
Peristiwa itu tersorot kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Terlihat jelas dua orang pelaku memepet korban dari belakang mengendarai motor matik. Sumaiyah mengaku, pelaku sempat mendorongnya dari belakang sebelum menjarah kalung yang melingkar di lehernya. Tarikan paksa pelaku sempat membuatnya terjatuh karena kaget. ’’Saya sempat melihat belakang ada motor, terus kalung saya dijambret,’’ cerita dia.
Dia menjelaskan, ketika itu jalan kampung yang dilalui sedang dalam kondisi sepi. Hal ini membuat kawanan jambret leluasa beraksi. Setelah mengantongi barang curian, kawanan jambret lantas tancap gas meninggalkan korban yang sedang dalam kondisi syok.
Kawanan jambret yang kabur sempat dikejar sekuriti kafe di sekitar lokasi. Namun, para pelaku melenggang lolos dari kejaran. Menurut Sumaiyah, kalung emas yang amblas dijambret seberat 4 gram seharga lebih dari Rp2 juta. Sementara dirinya tidak mengalami luka serius meski sempat terjatuh selepas kalungnya ditarik pelaku. ’’Kalau harga kalungnya dulu beli Rp 2 juta lebih,’’ imbuhnya.
Peristiwa ini telah ditangani Polsek Trawas. Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bukti rekaman CCTV pun turut diamankan sebagai barang bukti. ’’Sabtu (5/7) pagi petugas polsek sudah ke sini,’’ tandas lansia ini. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi