KOTA – Seorang pria muda terekam CCTV (closed circuit television) membobol kotak amal Masjid An Nur di Jalan Bromo II, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (22/6) siang. Pelaku yang merupakan seorang pengamen ini berhasil ditangkap petugas Pos Lalu Lintas Kenanten, kemarin (23/6) sore.
Pelaku diketahui bernama Eko Prasetyo, 32, warga Dusun Rejosari, Desa Plososari, Kecamatan Puri, yang belakangan tinggal di Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo. Dia ditangkap saat mengamen di depan pos simpang lima bypass Desa Kenaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, sekira pukul 14.30.
”Petugas yang sudah memonitor kejadian ini menemui pria yang mirip dengan ciri-ciri pelaku, sehingga dilakukan pemeriksaan,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Ipda Giri Setyo Adi. Eko tak sadar gerak-geriknya dipantau polisi usai wajahnya tersebar di media sosial.
Saat diinterogasi, lanjut Giri, Eko mengakui perbuatannya. Dia berdalih nekat mencuri duit infak masjid karena kelaparan. ”Selanjutnya pelaku kami serahkan ke Polsek Magersari karena kejadian ini sudah dilaporkan ke sana,” imbuhnya.
Pengurus Takmir Masjid An Nur Wijiyanto mengatakan, aksi pencurian diketahui kemarin (23/6) pagi setelah salat Subuh, lantaran gembok kotak amal telah hilang. Takmir lantas memeriksa CCTV dan terekam Eko membobol kotak amal sehari sebelumnya pada pukul 12.53.
Pria berambut gondrong itu datang ke masjid dengan berjalan kaki lalu menjebol gembok menggunakan semacam alat pencukit. Akibat kejadian ini, uang infak sekitar Rp 1,4 juta lenyap. ”Masjid ini tidak pernah kami tutup dan kebetulan hari Minggu itu ada pengajian, jadi isi kotak amalnya cukup banyak,” jelasnya di lokasi. Atas kejadian tersebut, kemarin Wijiyanto membuat laporan ke Polsek Magersari. Hingga akhirnya setengah hari kemudian, pelaku berhasil ditangkap. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi