KOTA - Para pengamen di Alun-Alun Wiraraja, Kota Mojokerto, mendapat ultimatum dari satpol PP. Peringatan diberikan karena pengunjung resah dengan perilaku pengamen yang meminta uang secara paksa.
Plt Kasatpol PP Kota Mojokerto Abdur Rachman Tuwo mengatakan personelnya turun ke alun-alun untuk memberi imbauan kepada pengamen. Mereka dibina supaya tidak melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat. ’’Sementara tidak ada yang kita amankan, sifatnya pengimbauan dan pembinaan di tempat,’’ jelasnya, kemarin.
Belakangan satpol PP panen laporan dari masyarakat soal pengamen yang beroperasi di jantung kota. Mereka mengaku dimintai uang secara paksa. Para pengamen tak mau pergi, bahkan mengucapkan kata-kata kasar saat tak diberi duit.
Karena kondisi tersebut, Tuwo meminta tim operasional dan patroli mengingatkan para pengamen. Mereka dilarang bertindak meresahkan dan diancam akan ditindak lebih tegas jika masih membandel. Tuwo menyatakan petugas satpol PP yang bersiaga di pos alun-alun bakal mengawasi tindak-tanduk para pengamen. ’’Kalau teman-teman pengamen masih bandel bikin resah pengunjung akan kita lakukan penertiban dan pengamanan pelanggar,’’ tegasnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi