SEMENTARA itu, masih belum difungsikan jadi wisata, Taman Bahari Mojopahit (TBM) di kawasan Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, justru jadi sasaran dugaan aksi pencurian. Besi-besi penutup jaringan kabel tiang lampu taman lenyap diduga karena dicuri orang.
Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin (19/5), bagian tiang lampu yang semestinya dapat dibuka dan ditutup untuk mengontrol kabel itu lenyap.
Tak hanya satu, hampir seluruh penyangga penerangan dalam kondisi serupa, melompong. Hanya tinggal sekitar dua tiang lampu yang masih lengkap dengan besi penutup tersebut.
Kondisi ini terdapat di area taman TBM sebelah timur Jalan Blooto-Pulorejo. Taman terbuka dengan empat gazebo itu dilengkapi lampu-lampu penerangan dengan model tiang tinggi dan tiang hias. Besi penutup yang lenyap terdapat pada tiang lampu yang tinggi.
Dari bekas yang terlihat, tampak terdapat besi penutup yang kemungkinan dicopot secara paksa hingga terdapat sisanya.
Dari tiang lain yang penutupnya masih terpasang, besi tersebut seharusnya bisa dibuka tutup. Pengait besi tersebut hanya berupa mur dan baut yang mudah sekali kalau dicopot.
Aldi, salah seorang pengunjung menyayangkan kondisi lampu yang perangkatnya hilang tersebut. Dia pun mencurigai kalau besi itu sengaja diambil orang. ’’Kalau copot atau memang modelnya begitu tidak mungkin, karena masih ada yang tertutup. Apalagi ada bekas dipotong paksa juga,’’ tuturnya.
Menurutnya semua penerangan menyala kalau malam. Namun, sebagai pengunjung dia menyayangkan besi yang hilang karena diduga dicuri. ’’Sangat disayangkan saja,’’ tandas dia.
Sementara itu, Plt Kepala Disporapar Kota Mojokerto Muraji menyatakan bakal menindaklanjuti kondisi tersebut. Pihaknya selaku pengelola TBM akan mengecek besi penutup tiang lampu penerangan yang hilang. ’’(Akan kami) cek ke lokasi,’’ ucapnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi