Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sediakan Bilik, Tarif Ngamar Rp 100 Ribu, Terendus Satpol PP di Bypass Kota Mojokerto

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 3 Maret 2025 | 15:00 WIB

 

DIPANTAU: Petugas Satpol PP Kabupaten Mojokerto saat mendatangi rumah karaoke di Bypass, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Rabu (8/1).
DIPANTAU: Petugas Satpol PP Kabupaten Mojokerto saat mendatangi rumah karaoke di Bypass, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Rabu (8/1).

KOTA - Warung remang-remang berkedok prostitusi terselubung belakangan disinyalir muncul di kawasan Bypass Kota Mojokerto. Para PSK menjajakan dirinya dengan tarif mulai Rp 100 ribu. Praktik prostitusi itu digelar dengan menyediakan bilik kamar di warung-warung kopi.

Kemunculan tempat prostitusi gelap ini telah menjadi atensi satpol PP. Upaya penindakan pun telah dilakukan aparat dengan melakukan razia pada pekan lalu. Sasarannya ialah deretan warung kopi di sisi timur jalan sekitar perlintasan KA Gunung Gedangan. ’’Ada aduan dari masyarakat dan kita tindaklanjuti jangan sampai penyakit masyarakat ini berkembang di Kota Mojokerto,’’ kata Kabid Trantibum Satpol PP Akhmad Ajib Mustofa, kemarin.

Dalam razia yang digelar bersama Polri dan TNI, tak ditemukan adanya PSK. Namun, petugas mendapati adanya bilik kamar yang tersedia di dalam warung kopi. Ajib menyatakan, praktik warung remang-remang ini menjadi atensi bersama. Selain meminta pemilik warung menghentikan aktivitasnya, razia akan kembali digelar sewaktu-waktu.

Informasi yang dihimpun, praktik prostitusi berkedok warung kopi ini munculnya baru belakangan. Para PSK yang mangkal di warung-warung tepi jalan nasional ini datang dari luar daerah, salah satunya Sidoarjo. Mereka menumpang bus antarkota dan turun di depan warung. Mereka menjaring pelanggan yang kebanyakan sopir angkutan barang.

Jasa prostitusi ini mereka tarif dengan harga Rp 150 ribu sampai Rp 100 ribu. Praktik tersebut berlangsung di kamar-kamar yang tersedia di warung kopi bagian dalam. Bilik asmara ini secara kasat mata memang tak tampak. Untuk membuatnya samar, pintu kamar dibuat seperti dinding biasa dan jadi tempat gantungan baju. Namun, ketika dinding berbahan triplek itu didorong, di baliknya terdapat kamar. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#psk #bypass #warung remang remang #satpol pp #prostitusi