Pemkot Siap Beri Pendampingan
- Pulih, Satu Siswa Korban Tenggelam Dipulangkan
KOTA – Sejumlah guru SMPN 7 Mojokerto hingga kini masih menjalani pemeriksaan di kepolisian sebagai saksi atas musibah yang merenggut empat korban jiwa di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, sebanyak 16 guru pendamping akan diperiksa di Polres Gunungkidul. Itu setelah Kepala SMPN 7 Kota Mojokerto Evi Poespito Hany turut diperiksa terkait kejadian tersebut.
”Pemeriksaan mungkin untuk BAP (berita acara pemeriksaan) kronologi kejadian itu. Cuma kesimpulan kita belum tahu,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo, kemarin.
Dia menerangkan, sesuai instruksi Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, pemkot siap memberikan pendampingan terhadap guru-guru SMPN 7 Kota Mojokerto. Hal itu jika ada potensi pemeriksaan lanjutan di Polres Gunungkidul. ’’Mungkin tidak semuanya, kita akan mendampingi kalau memang ada pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.
Pemeriksaan ini juga dibenarkan Kepala SMPN 7 Mojokerto Evi Poespito Hany. Kepada Jawa Pos Radar Mojokerto Evi mengaku sampai saat ini dirinya masih berada di Yogyakarta. ’’Saya sampai hari ini (kemarin, Red) belum pulang, sama tim travel. Siswa kami yang dirawat, hari ini pulang," ujarnya.
Dia juga tak mengelak dirinya tengah menjalani pemeriksaan bersama sejumlah guru pendamping di Polres Gunungkidul. ’’Bergilir, ikut pemeriksaan semua. Kemarin Sabtu satu guru, besok masih ada tiga guru lagi. Iya, mohon doanya,” tandasnya.
Sementara itu, Ahmad Muzaki, siswa SMPN 7 Mojokerto yang turut menjadi salah satu korban insiden outing class Pantai Drini, Gunungkidul akhirnya kembali ke Mojokerto, kemarin (3/2) siang. Itu setelah kondisinya membaik usai menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta selama seminggu. Siswa kelas VII ini merupakan salah satu korban dari 9 korban selamat dalam peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa (28/1) lalu.
Ruby Hartoyo menambahkan, kondisi Muzaki memang berangsur membaik dan kini sudah diizinkan pulang. ’’Keadaannya sudah membaik dan hari ini (kemarin, Red) diizinkan pulang. Rombongan berangkat dari RSUP Sardjito sekitar pukul 14.00 WIB,’’ katanya.
Dia menuturkan, kepulangan Muzaki didampingi Kepala SMPN 7 Kota Mojokerto Evi Poespito Hany. Rencananya, korban akan langsung dibawa pulang ke rumahnya. ’’Perkiraan tiba di Mojokerto sekitar pukul 18.00 WIB,’’ imbuh Ruby.
Menurut dia, pihaknya juga telah membentuk tim gabungan dari sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) untuk memberikan trauma healing bagi para korban. Kegiatan trauma healing akan dilaksanakan di rumah korban dan sekolah. ’’Kita adakan trauma healing, mulai dari dinas sosial dan dinas kesehatan, serta pihak rumah sakit. Dinas pendidikan juga ada psikolog, ya kita kolaborasikan. Sementara kita berikan (trauma healing) kepada korban tenggelam yang selamat, termasuk Muzaki," bebernya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi