Kerugian Capai Rp 26,5 juta
PURI – Gedung pertemuan PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto di Dusun Kertoharjo, Desa Kintelan, Kecamatan Puri, viral di media sosial. Bukan karena ada hajatan besar, gedung dua lantai itu justru dibobol maling. Sejumlah barang senilai puluhan juta di dalamnya amblas dikuras garong.
Bandi Sumarsono, warga setempat mengatakan, diduga maling masuk dengan menjebol tembok belakang di sisi barat gedung. Lubang berdiameter sekitar 30 cm jadi akses keluar masuk menguras isi gedung pertemuan. ’’Sebenarnya, kejadian kemalingan ini sudah seminggu yang lalu. Tapi nggak tahu kenapa baru viral sekitar dua hari ini,’’ ujarnya, Minggu (26/1).
Maling leluasa mengacak-acak seluruh ruangan. Ada sejumlah barang yang digondol. Mulai dari pompa air, kipas angin, LCD proyektor, seperangkat soundsystem, mikrofon hinga tiga set alat musik banjari yang ditaksir mencapai Rp 26,5 juta. ’’Ada rebana ukuran besar yang ditinggal pelaku karena nggak muat dibawa ke lubang itu. Tahunya kemalingan waktu siangnya, ibu-ibu mau latihan hadrah,’’ beber mantan Kepala Desa Kintelan ini.
Bandi menduga, maling leluasa beraksi memanfaatkan situasi lokasi yang sepi pada malam hari. Terlebih, gedung aset PCNU Kabupaten Mojokerto ini berada di antara kebun tebu dan jalan raya. ’’Setiap harinya memang tidak ada yang jaga. Pengendara yang lewat mungkin tidak lihat ada orang di tebu-tebu itu. Kalaupun ada, mungkin dikiranya ngecek kebun,’’ beber pria paro baya ini.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Hj. Aslikhatul Mahmudah, membenarkan adanya pencurian yang baru diketahui 15 Januari lalu tersebut. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri aksi pencurian ini. ’’Kejadiannya pas sebelum latihan (hadrah) sekitar pukul 13.00. Jadi, (sudah) langsung dilaporkan ke Polsek Puri,’’ terangnya, terpisah. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi