Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Begal Payudara, Warga Centong Babak Belur Dimassa

Martda Vadetya • Jumat, 12 Juli 2024 | 15:00 WIB

 

BEJAT: Aksi begal payudara yang dilancarkan pelaku terekam CCTV warga, Rabu (10/7) dini hari.
BEJAT: Aksi begal payudara yang dilancarkan pelaku terekam CCTV warga, Rabu (10/7) dini hari.

KUTOREJO - RDF, 21, warga Desa Centong, Kecamatan Gondang, Mojokerto, babak belur dimassa, Rabu (10/7) dini hari. Dia ditangkap warga lantaran nekat melancarkan aksi begal payudara di gaang I Dusun Ketidur, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo.

 Aksi yang cabul yang terekam CCTV warga itu dilancarkan RDF sekitar pukul 00.30. Pelaku mengincar korban yang diketahui bernama WDS, 23, buruh pabrik perempuan asal Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, yang saat itu sedang pulang kerja.

’’Pengakuan pelaku, dia sudah membuntuti korban dari jalan utama (Jalan Raya Mojosari - Pacet, Desa Pesanggrahan),’’ ujar Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto, Kamis (11/7).

 Pelaku yang mengendarai Honda PCX membuntuti korban yang mengendari Honda Vario dari Desa Pesanggrahan menuju Desa Sawo. Keduanya berkendara seorang diri.

Saat melintas di gang yang sedang sepi, RDF langsung memotong laju korban dan menghentikan paksa. Karena takut WDS hanya bisa pasrah.

Dari situ pelaku memanfaatkan situsasi untuk melampiaskan nafsu bejatnya. ’’Kalau pengakuan pelaku itu meleset, justru kena kerah baju korban,’’ terangnya.

Setelah dilecehkan pelaku korban yang panik langsung putar balik ke Jalan Raya Mojosari-Pacet. Bukannya kabur, pelaku kembali membuntuti WDS. Korban langsung berteriak minta tolong pada warga yang sedang ngopi di warung pinggir jalan.

 Warga yang geram lantas menangkap pelaku. RDF sempat dimassa hingga babak belur sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Kutorejo.

’’Ada sekitar 25 orang warga yang menyerahkan terduga pelaku begal payudara ke piket SPKT. Kondisi pelaku sudah babak belur,’’ ungkap kapolsek.

 Agus menyebut, korban dan pelaku tidak saling kenal. Belum diketahui pasti motif RDF nekat melampiaskan aksi cabulnya di muka umum itu. Oleh Polsek Kutorejo kasus ini langsung dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto untuk diproses lebih lanjut.

 ’’Karena masih belum bisa melakukan penyelidikan, kami limpahkan ke Unit PPA. Pelaku sempat mengaku kalau dia sudah dalam kondisi mabuk sejak dari rumah,’’ tukas Agus.

Atas perbuatannya, RDF terancam dijerat Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan. Pasal itu memuat ancaman hukuman maksimal penjara 9 tahun bagi pelaku. (vad/fen)

Editor : Imron Arlado
#begal payudara #kabupaten mojokerto #kutorejo #dihajar massa #babak belur