Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Logo Nahdlatul Ulama Dipelesetkan Jadi Ulama Nambang

Imron Arlado • Jumat, 21 Juni 2024 | 23:55 WIB
Logo NU yang sakral dipelesetkan oleh salah satu akun di media sosial X.
Logo NU yang sakral dipelesetkan oleh salah satu akun di media sosial X.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

NU sendiri memiliki sejarah panjang serta berpengaruh bagi penganut islam di tanah air. Organisasi ini lahir pada 31 Januari 1926 silam.

Namun sangat disayangkan, akun @pasifisstate di media sosial X mempelesetkan logo organisasi ini dengan Ulama Nambang.

Selain itu, ia juga mengubah warna hijau di lambang itu menjadi warna merah. Serta menambah lambang bintang dengan tulisan Rp dan $ di dalamnya.

’’Assalamualaikum Nusantara’’ tulis akun tersebut.

Unggahan akun ini tak berlangsung lama. Kemarin, akun ini sudah menghilang.

Di Surabaya, kelompok pecinta NU meradang hingga melapor ke Polrestabes Surabaya.

Ali Mahfud selaku pelapor dan Muhibbin mengatakan, dirinya mengetahui penggantian logo NU pada 19 Juni 2024 sekitar pukul 21.00. Kala itu, dirinya dengan beberapa muhibbin lainnya di Yayasan Bumi Miring Jalan Kawatan Surabaya.

’’Saya dikasih tahu teman-teman lainnya soal logo NU yang diubah. Kami lihatnya logo itu diubah dan dibagikan di X aplikasi yang dulu namanya Twitter," terang Ali Mahfud.

Di dalam akun X dengan username BEBEL itu ditampilkan logo NU yang telah berubah. Logo originalnya berwarna hijau, tapi yang ditampilkan menjadi merah.

’’NU bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia dan organisasi islam terbesar di Indonesia. Lambang NU yang asli menampilkan sebuah bola dunia yang dikelilingi ikatan tali dengan jumlah 99," jelas Ali.

Sementara itu, Abdul Holil, penulis dan peneliti lambang Nahdlatul Ulama (NU) melalui bukunya: Kiai Ridlwan Abdullah, Peran dan Teladan Penulis Lambang NU ikut bersuara.

’’Mengenai lambang yang diubah merupakan pelecehan. Terutama menitikberatkan pada tiga poin. Yakni diantaranya bintang sembilan disisipi tulisan "Rupiah (Rp)" dan "dollar" yang mengindikasikan uang. Lalu tulisan NU dibalik menjadi UN, kemudian bola dunia yang disisipkan dengan gambar sejenis ekskavator yang kaitannya dengan indikasi kebijakan proyek tambang itu sudah jelas penghinaan bagi para Nahdliyin," terang Holil.

Terpisah, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan penyidik terkait untul laporan yang masuk ke Polrestabes Surabaya. ’’Kami segera tindak lanjuti dengan koordinasi lebih lanjut lagi," jelasnya.

Editor : Imron Arlado
#ulama nambang #berita viral #lambang NU