JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Seorang anggota polisi yang berdinas di Polres Jombang mengalami luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuhnya. Kini, ia tengah menjalani perawatan intensif di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo.
Direktur RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo dr. Sulaiman Rosyid saat dikonfirmasi membenarkan keberadaan pasien tersebut. ’’Betul,’’ katanya.
Lebih lanjut, Rosyid menjelaskan, korban berpangkat Briptu tersebut sedang menjalani perawatan tim medis di Intensive Care Unit (ICU). ’’Insyaallah sudah stabil,’’ imbuhnya.
Korban adalah RDW, 27 asal Plandaan, Jombang. Peristiwa tragis itu terjadi di Aspol Polres Mojokerto Nomor J1, Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto, Sabtu (8/6) pukul 10.30.
Saat itu, korban yang baru pulang ke asrama dan langsung cekcok dengan isterinya. Tak berselang lama, asap hitam mengepul dari garasi asrama J1. Diduga pelaku berinisial FN tersebut sudah menyiapkan bensin sebelum korban tiba di asrama.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menegaskan, pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan Propam Polda Jatim. ’’Dua-duanya adalah anggota kepolisian. Untuk sementara korban yang mengalami luka bakar sudah dilarikan ke RSUD untuk diberikan perawatan,'' ungkapnya.
Belum diketahui secara pasti akar masalah konflik kedua anggota polisi ini. Namun tersiar kabar, keduanya sedang berseteru terkait persoalan finansial.
Perlu diketahui, seorang polisi harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto usai tubuhnya terbakar, Sabtu (8/6).
Briptu RDW, 27, anggota polisi Polres Jombang mengalami luka bakar parah usai disulut api di rumah dinasnya di asrama polisi (Aspol) Jalan Pahlawan Kota Mojokerto.
Korban disulut oleh Briptu FN, 28, anggota Polres Mojokerto Kota yang tak lain istri korban.
Editor : Imron Arlado