Rotasi kapolres tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri momor ST/429/II/KEP./2024 tanggal 28 Februari 2024.
AKBP Wahyudi yang sudah 1 tahun 2 bulan menjabat sebagai Kapolres Mojokerto dimutasi menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Metro Jakarta Utara.
Digantikan AKBP Ihram Kustarto yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 5 Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.
Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Dalam sambutannya, kapolda menegaskan, mutasi personel merupakan hal yang biasa terjadi di instansi kepolisian. Sebagai penyegaran institusi sekaligus pembinaan karier dan regenerasi anggota.
Selama menjabat sebagai Kapolres Mojokerto, sejumlah kasus menonjol diungkap AKBP Wahyudi.
Di antaranya, kasus pembunuhan wanita Open BO yang diracun suami siri di Mojosari, penyerangan kelompok silat di Kutorejo hingga membongkar praktik investasi bodong modus jual-beli produk kosmetik senilai Rp 3,7 miliar di Ngoro.
Selain itu, AKBP Wahyudi tuntas mengawal pembangunan sarana dan prasarana penunjang pelayanan di mapolres.
Yakni, gedung layanan Wicaksana Laghawa. ’’Alhamdulillah selama bertugas di Mojokerto bisa berjalan dengan baik. Bismillah, semoga di Polres Metro Jakarta Utara nanti bisa bertugas dengan baik juga,’’ ungkapnya.
Ia berharap, didapuknya AKBP Ihram Kustarto sebagai Kapolres Mojokerto yang baru bisa melanjutkan pembangunan dan menjaga kondusifitas wilayah dengan lebih baik.
AKBP Ihram Kustarto merupakan salah soerang perwira menengah Polri jebolan Akpol 2005.
Ia sebelumnya bertugas sebagai Kanit 5 Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.
Jejak karirnya di Mabes Polri, AKBP Ihram pernah menangani penegakan hukum pidana dan perdata kasus 1,3 juta pulpen palsu asal China yang ditaksir senilai Rp 2 miliar. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah