Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Pikap Battle Sound Disetop Polisi di Mojokerto, Upaya Antisipasi Gangguan Kamtibmas saat Ramadan

Martda Vadetya • Selasa, 26 Maret 2024 | 16:55 WIB

DITINDAK: Tiga mobil pikap dengan sound system lengkap dipinggirkan petugas Polsek Bangsal di Balai Desa Pekuwon, Minggu (24/3) dini hari.
DITINDAK: Tiga mobil pikap dengan sound system lengkap dipinggirkan petugas Polsek Bangsal di Balai Desa Pekuwon, Minggu (24/3) dini hari.
BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tiga mobil pikap muatan sound system besar diamankan polisi saat melintas di Jalan Raya Dusun Genengan, Desa Pakuwon, Kecamatan Bangsal, Minggu (24/3) dini hari.

Disinyalir hendak menggelar kontes battle sound horeg, para sopir dikenakan sanksi peringatan dan membuat surat pernyataan. 

Ketiga mobil pikap dari berbagai daerah itu yakni Mitsubishi Colt L 300 nopol L 8133 GK yang disopiri Subianto, warga Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal; Dihatsu Luxio putih nopol S 8975 NG disopiri Dimas Ramadhani, asal Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Jombang.

Dan Daihatsu Luxio hitam nopol S 8933 WE Sopir yang disopiri Dwi Aringga, asal Desa Salen, Kecamatan Bangsal. Ketiganya diamankan petugas dan warga saat melintas di wilayah Desa Pekuwon saat sahur sekitar pukul 02.30. 

’’Kami amankan mobil-mobil dengan sound system tersebut ke Balai Desa (Pekuwon). Waktu itu sound system-nya memang belum dinyalakan,’’ terang Kanit Reskrim Polsek Bangsal Iptu Sugeng Irawadi, Minggu (24/3).

Di hadapan petugas, para sopir maupun operator mengaku hendak melakukan patrol sahur di wilayah Bangsal.

Namun begitu, melihat besarnya perangkat alat pengeras suara yang dibawa justru disinyalir berpotensi memicu gangguan kenyamanan dan ketentraman masyarakat. 

’’Oleh karena itu, kami mengantisipasi adanya potensi gangguan kamtibmas, terutama saat bulan suci Ramadan ini,’’ beber Sugeng.

Apalagi, melihat asal mereka dari daerah yang beragam, dimungkinkan para sopir pikap muatan sound system tersebut akan menggelar kontes atau battle sound horeg di wilayah Bangsal. 

Padahal, aksi parade kendaraan muatan alat pengeras suara ukuran jumbo dengan menyetel musik keras-keras tersebut dapat mengganggu masyarakat.

Meski begitu, ketiga sopir yang diamankan tidak diberikan sanksi berat. Mereka hanya dijatuhi sanksi peringatan.

Baca Juga: Bikin Resah Warga Trowulan, Konvoi Patrol Sound System di Mojokerto Ditilang

’’Karena ini dikhawatirkan memicu aktivitas (kontes atau battle sound system horeg) seperti yang viral di media sosial itu. Mereka tetap kami tindak dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Ini sekaligus upaya pencegahan juga,’’ tandas mantan KBO Satresnarkoba Polres Mojokerto ini. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#battle sound system #sound system #truk #polisi mojokerto