Kawanan pemuda bersenjata tajam terekam kamera closed circuit television (CCTV) berbuat onar di Jalan Raya Dusun Kemloko, Desa/Kecamatan Trawas, Kamis (7/3) dini hari. Aksi anarkis ini mengakibatkan satu korban luka dan satu motor raib.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.10 tersebut dialami RM, 20, warga Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. Korban terluka setelah diserang sekelompok pemuda tak dikenal bersenjata tajam.
"Satu korban mengalami luka bacok di kepala," ujar Kanit Reskrim Polsek Trawas Ipda Ali Askur.
Ketika itu, RM dan delapan orang rekannya sedang ngopi di salah satu warung (warkop) di pinggir jalan Dusun Kemloko, Desa/Kecamatan Trawas.
Usai kongkow, kelompok korban yang berboncengan tiga motor tersebut bergerak meninggalkan lokasi.
Di tengah jalan RM dan rekannya melihat sekelompok pemuda berboncengan mengendarai 10 motor.
"Saat papasan, kelompok pelaku mengklakson dan mengeluarkan senjata tajam," terangnya.
Sekelompok pemuda tak dikenal tersebut berbekal senjata sejenis parang dan celurit.
Yang diacungkan ke atas dan diseret di aspal. Hal itu membuat kelompok korban kocar-kacir ketakutan dan melarikan diri.
Nahas, saat berusaha menyelamatkan diri RM justru tersabet senjata tajam hingga terluka di bagian kepala.
Baca Juga: Menyerang dengan Kata Sandi, Polisi Ringkus Kelompok Gangster Pelajar di Mojokerto
Akibatnya motor yang dikendarainya pecah ban. Kendati begitu korban masih sanggup lari menyelamatkan diri.
Selain itu, kelompok yang disinyalir gangster tersebut menyerang motor rekan korban lainnya.
AJ dan KR memilih lari dan meninggalkan motornya usai ditendang kawanan bersenjata tersebut. Hingga motor matic mereka digondol pelaku.
Puas menganiaya dan menggondol motor, kawanan bersenjata tajam itu kabur meninggalkan korban.
Oleh rakan-rekannya, RM langsung dilarikan ke Puskesmaa Trawas untuk mendapat perawatan medis.
"Laporan sudah kami terima, saat ini masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," tandas Kanit Reskrim. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah