Meski hanya kursi, namun pelaku cukup nekat dalam menjalankan aksinya, Rabu (24/1) dini hari lalu. Yakni hanya dengan mengenakan sarung dan motor perotolan untuk mengangkut bangku panjang warkop.
Aksi pria bersarung tersebut terjadi sekitar pukul 01.15. Dalam rekaman CCTV toko cat sekitar warkop, terlihat pelaku sempat lalu lalang mengendarai motor guna mengintai situasi.
Setelah dirasa aman, seketika itu pelaku mengangkut kursi yang terletak di warkop.
’’Saya cek di CCTV, ternyata ada orang yang ngambil kursi. Kebetulan warkop itu milik kakak saya yang sedang tutup malam itu,’’ ujar Felix, pemilik toko cat.
Saat beraksi, pelaku disinyalir seorang diri. Dengan tenang, pelaku meletakkan bangku panjang ke boncengan motor lalu pergi begitu saja.
’’Yang ngambil sendirian, ya dibawa begitu saja dengan dibonceng motor ulung,’’ tambahnya.
Informasi yang beredar, aksi pencurian kursi ternyata tidak hanya sekali. Sejumlah warga lain ternyata juga pernah menjadi korban pria tak dikenal tersebut beberapa hari lalu.
Tak berbeda jauh, ciri-ciri pelaku juga mengenakan sarung dan mengendarai motor jadul (jaman dulu) saat beraksi. Usai mengembat bangku, pria tersebut lantas pergi ke arah Mojosari.
Meski kehilangan perabotan, namun pemilik warkop tak melaporkan aksi tersebut ke kepolisian. Alasannya karena nilai kerugian yang dialami tak seberapa berdampak.
’’Ciri-ciri orangnya pakai sarung sama pakai motor ulung, tetangga juga pernah kehilangan kursi, tidak dilaporkan karena tidak kerugiannya tidak besar,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah