Terekam kamera CCTV, pelaku menggasak motor yang ditinggal kerja pemiliknya, Senin (25/12) dini hari tersebut.
Owner kerupuk ikan Dua Bersaudara, Titik Hidayati menyebut, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00. Saat itu sejumlah pekerjanya tengah memproduksi kerupuk seperti biasa. Setiap harinya, aktivitas produksi dimulai sejak pukul 01.00.
”Di sini pukul 01.00 sudah mulai kerja, ada yang bikin adonan dan ada yang goreng kerupuk,” terangnya.
Melihat kondisi sekitar tengah sepi, pelaku lantas menggasak motor Honda Scoopy warna merah nopol S 5809 NBR milik Bowo, 25, warga Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo. Dari rekaman CCTV, maling yang memakai celana jeans, jaket hitam dan bermasker tampak leluasa beraksi.
Ia tak butuh waktu lama untuk masuk area parkir lantaran gerbang dalam kondisi tidak terkunci. Dalam hitungan detik maling mampu merusak rumah kunci motor korban dan menuntunnya keluar parkiran.
”Kalau dilihat dari CCTV, pelakunya dua orang. Satu menunggu di luar dan satu masuk (eksekutor). Sekitar pukul 03.00 mereka sudah mondar-mandir di depan sini,” beber Titik.
Tindak curanmor ini diketahui korban saat pulang bekerja sekitar pukul 10.15. ”Setelah selesai menggoreng kerupuk , mau pulang (kerja) kok motornya nggak ada. langsung coba cek rekaman CCTV,” paparnya.
Titik mengatakan, ini bukan kali pertama tempat usahanya diacak-acak maling. Total dua kali aksi curanmor terjadi sepanjang 2023.
Oleh korban, pencurian yang terjadi tepat di hari libur Natal ini langsung dilaporkan ke Polsek Kutorejo untuk segera ditindaklanjuti. ”Pemilik motor (korban) sudah melaporkan ke polsek,” tandas Titik. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah