RADARMOJOKERTO.JAWAPOS.COM – Komplotan maling motor kembali satroni minimarket di Kota Mojokerto. Selasa (12/12) pagi, motor pegawai minimarket di Jalan Raya Ijen, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari raib dibawa kabur pelaku.
Pelaku diketahui berjumlah dua orang berboncengan menggunakan motor. Tak kurang dari satu menit, komplotan ini berhasil menggasak motor Honda Scoopy merah Nopol S 2501 NAK milik Ilham Firmansyah.
Pelaku yang terdeteksi close circuit television (CCTV) ini terlihat cukup lihai dalam melancarkan aksinya. Meski waktu menunjukkan pukul 04.39, mereka tak gentar dalam menggondol motor korban. Setelah salah satu pengunjung toko pergi, eksekutor langsung merusak kunci ganda dan membawa pergi motor ke arah Jalan Bypass Kota Mojokerto.
’’Saat itu saya lagi di rak minuman setelah melayani pembeli. Lima menit kemudian, teman saya bilang kalau motor saya tidak ada. Saya cek di CCTV, ternyata ada orang yang mengambil,’’ ujar Ilham kemarin.
Dalam rekaman CCTV, terlihat sosok pelaku mengenakan helm serta jaket dan celana berwarna hitam. Mereka terlihat berboncengan dan datang tepat setelah salah satu pengunjung pergi meninggalkan toko.
’’Waktunya setelah salat Subuh. Kondisi toko lagi sepi, tapi selang sepuluh menit ada tukang parkir yang datang. Kelihatannya dari awal datang, sindikat pencuri ini hanya ada dua orang,’’ tandas pria asal Desa/Kecamatan Kutorejo ini.
Kasus pencurian ini menambah daftar maraknya curanmor di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Setidaknya dalam sepekan terakhir ini sudah terjadi 5 kali di beberapa tempat kejadian perkara (TKP).
Tiga diantaranya menyasar motor milik pegawai minimarket saat shift malam. Yakni milik Arif Hidayat, karyawan minimarket di Jalan Muria, Kelurahan Wates; Billy Prastio, 20, karyawan minimarket di Jalan Raden Wijaya, dan Ilham Firmansyah.
Ketiga korban juga telah melaporkan aksi curanmor ke polsek dan Polres Mojokerto Kota untuk didalami dan diselidiki. ’’Tadi pagi (kemarin, Red) saya langsung lapor Polsek Magersari dan cek ke lokasi toko juga. Kapolsek turun tangan dengan meminta rekaman CCTV dari beberapa sudut,’’ tandasnya.
Editor : Moch. Chariris