Kali ini, komplotan maling berhasil menggasak dua motor milik karyawan minimarket di dua lokasi sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan, Rabu (6/12) dini hari.
Bahkan, komplotan maling yang menggunakan mobil berwarna orange ini lihai dalam mengelabuhi karyawan toko saat beraksi.
Peristiwa pertama terjadi di minimarket jalan Muria, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, tepatnya pukul 00.53. Saat itu, terlihat dua orang turun dari mobil Toyota Calya warna orange.
Salah satu pelaku masuk ke dalam toko dan berpura-pura beli air mineral dan permen, sementara pelaku lainnya, bertugas mengeksekusi motor Honda Beat warna hitam milik Arif Hidayat, 19, yang terparkir di sisi selatan toko.
’’Saya melihat ada dua orang yang turun. Satu orang pura-pura beli minuman, dan satunya lagi merusak kunci motor dan langsung mengendarai ke selatan,’’ terang Arif saat ditemui kemarin.
Arif sendiri tak sadar jika motornya jadi incaran. Saat itu, dirinya fokus meladeni pelaku yang berpura-pura membeli barang. Namun setelah mereka pergi selang 15 menit kemudian, Arif tersadar jika motornya sudah raib.
Dan saat dicek di rekaman Close Circuit Television (CCTV), terlihat jelas motornya digondol dalam waktu kurang dari lima menit.
’’Dari rekaman CCTV, sebelum beraksi mereka sudah terlihat mondar-mandir. Saya saat itu sedang fokus melayani pelaku yang pura-pura beli. Saya baru sadar saat akan memindah motor lebih dekat, tapi ternyata sudah tidak ada,’’ tandasnya.
Aksi pelaku saat itu ternyata tidak hanya di satu titik saja. Selang 15 menit kemudian, komplotan maling yang diduga sama juga beraksi di minimarket Jalan Raden Wijaya.
Tak jauh beda, dua pelaku teridentifikasi turun dari mobil Calya berwarna oranye. Modus yang mereka lakoni juga sama, satu pelaku berpura-pura beli air mineral dan snack.
Sementara yang lainnya mengeksekusi motor Honda Scoopy nopol S 3915 TU warna merah hitam milik pramusaji toko, Billy Prastio, 20 yang terparkir di depan.
Saat peristiwa terjadi, pelaku yang pura-pura beli juga terlihat berbincang dengan karyawan toko sebagai cara mengalihkan perhatian.
’’Aksinya sekitar pukul 01.15. Ngambil-nya jangka waktu beberapa menit saja. Untuk karyawan, fokus pada pekerjaan, nggak nyangka kalau motornya sudah tidak ada,’’ imbuh Arif Budianto, kepala toko.
Saat ini, dua kasus tersebut telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Polisi juga tengah menyelidiki dan melakukan pengejaran komplotan maling bermobil warna orange tersebut.
’’Kami harap warga berhati-hati dan lebih waspada. Selalu sigap ketika ada orang baru dan mencurigakan. Karena aksi kriminal selalu meningkat jelang pergantian tahun,’’ tandas Kapolsek Magersari, Kompol Roy Aquary Prawirosastro. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah