Kali ini petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa puluhan ekor ayam dan motor para pejudi.
Penggerebekan tempat judi tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00. Puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk menjaring para pelaku aksi perjudian.
”Dalam giat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) ini kami berkoordinasi dengan Sat Samapta Polres Mojokerto, Propam Polres Mojokerto dan anggota Koramil Ngoro,” terang Kapolsek Ngoro Kompol Imam Mahmudi.
Di lokasi, petugas gabungan langsung mengepung arena judi. Sayangnya, sejumlah pelaku perjudian lebih dulu melarikan diri dari sergapan personel gabungan.
Para pelaku kabur tunggang langgang saat petugas merangsek mendekat ke area perjudian.
”Saat kami tiba di lokasi, para pelaku sudah keburu melarikan diri,” ungkapnya.
Petugas langsung membongkar tempat judi ayam aduan tersebut. Bahkan, arena yang dibangun semi permanen tersebut langsung dibakar di tempat.
Tak lain, untuk memberikan efek jera bagi pejudi.
”Setelah kami bongkar, tenda yang biasa digunakan sabung ayam langsung kami bakar,” tegas eks Kapolsek Trowulan ini.
Di samping itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.
Mulai dari 22 ekor ayam aduan, 44 unit sepeda motor, 6 sangkar ayam, buku catatan judi sabung ayam, jam dinding hingga uang tunai Rp 200 ribu.
Sejumlah barang bukti tersebut langsung diamankan petugas ke Mapolsek Ngoro untuk diproses lebih lanjut.
”Pembongkaran lokasi judi sabung ayam berlangsung lancar dan kondusif, selesai sekitar pukul 15.00. Barang bukti kami amanahkan ke Mapolsek,” tandas Imam. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah